Sheemar Berani Ungkap Perasaan Remaja Lewat 'Ujung-Ujungnya'
Credit: Istimewa
Kapanlagi.com - Penyanyi muda Sheemar resmi merilis single terbaru berjudul Ujung-Ujungnya di seluruh platform streaming digital. Lagu bergenre pop remaja dengan nuansa ringan ini disebut menjadi salah satu karya paling personal dalam perjalanan bermusik Sheemar.
Berbeda dari karya-karya sebelumnya, kali ini Sheemar memiliki kontrol kreatif yang jauh lebih besar. Ia terlibat penuh dalam proses penciptaan lagu, mulai dari penulisan lirik hingga penyusunan melodi dan progresi chord.
Dalam prosesnya, Sheemar mendapat dukungan dari keluarga serta sejumlah musisi dan mentor, di antaranya Beraldy Dean dan Racka Fandiana. Meski begitu, cerita dalam lagu ini tetap berangkat dari pengalaman pribadinya sebagai seorang remaja.
Advertisement
"Ini pertama kalinya aku benar-benar membuat lagu dari nol. Aku menulis lirik, menyusun melodi, termasuk menentukan chord," ujar Sheemar.
Ia menambahkan proses penggarapan lagu ini tak lepas dari bimbingan dua mentornya, meski isi cerita tetap murni dari dirinya sendiri.
"Aku banyak dibantu oleh Kak Beraldy Dean dan Kak Racka Fandiana dalam mengembangkan struktur lagu selama prosesnya, tetapi cerita dan perasaan dalam lagu ini benar-benar berasal dari pengalaman yang ingin aku sampaikan," kata Sheemar.
1. Lebih Dari Lagu Tentang Jatuh Hati
Lagu ini sendiri bercerita tentang perasaan kagum dan ketertarikan seorang remaja terhadap seseorang, namun masih dibatasi keraguan untuk mengungkapkannya secara langsung.
Lagu ini merepresentasikan fase ketika perasaan mulai tumbuh, tapi keberanian untuk mengekspresikannya belum sepenuhnya terbentuk. Lebih dari sekadar lagu tentang jatuh hati, single ini juga menjadi refleksi perjalanan pribadi Sheemar dalam memahami emosi, keberanian, dan ekspresi diri di masa tumbuh dewasa.
Konsep visual Ujung-Ujungnya terinspirasi dari budaya promposal, tradisi mengajak seseorang ke acara prom dengan cara kreatif, personal, dan penuh ekspresi. Inspirasi ini dipilih karena sejalan dengan tema utama lagu soal keberanian menyampaikan perasaan yang selama ini dipendam.
Artwork dan konsep kreatif secara keseluruhan dirancang untuk memperkuat narasi bahwa kisah cinta remaja sering berawal dari hal sederhana, namun menyimpan makna emosional yang mendalam.
(Gisela Cindy resmi menikah dengan Sian di Kanada!)
2. Titik Penting Dalam Proses Pertumbuhan
Di usianya yang baru 15 tahun, Sheemar memandang Ujung-Ujungnya sebagai titik penting dalam proses pertumbuhannya sebagai musisi. Single ini menjadi simbol transisi dari seorang performer muda menuju singer-songwriter yang mulai membangun identitas musikalnya sendiri.
Melalui lagu ini, Sheemar berharap Ujung-Ujungnya bisa menjadi teman bagi pendengar yang tengah mengalami fase serupa, yakni memiliki perasaan kepada seseorang namun masih mencari keberanian untuk mengungkapkannya.
(kpl/far/ums)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Mila Nurwanti Sebut April Sebagai Pesaing Terberat di D'Academy
