CLOSE

Rilis EP 'Memoar' Tepat di Hari Ulang Tahun, Inggit A Wulan Curahkan Perjalanan Emosional Lewat Musik Rock

Rilis EP 'Memoar' Tepat di Hari Ulang Tahun, Inggit A Wulan Curahkan Perjalanan Emosional Lewat Musik Rock
Inggit A Wulan (Credit: istimewa)

Kapanlagi.com - Solois Inggit A Wulan resmi menandai babak baru dalam karier musiknya dengan merilis Extended Play (EP) perdana bertajuk Memoar. Peluncuran mini album ini dilakukan bertepatan dengan momen spesial, yakni hari ulang tahunnya yang jatuh pada Sabtu, 25 April 2026.

EP ini merangkai cerita personal tentang proses pendewasaan diri yang dialami sang penyanyi. Melalui empat lagu yang dihadirkan, Inggit ingin berbagi rangkaian kisah yang lebih utuh kepada para pendengarnya.

"EP ini seperti langkah baru bagi saya, karena untuk pertama kalinya saya bisa bercerita secara utuh, bukan hanya lewat satu lagu, tapi melalui satu rangkaian cerita," ujar Inggit A Wulan.

1. Pulang ke Diri Sendiri

Melalui Memoar, Inggit mengangkat konsep besar bertema perjalanan pulang ke diri sendiri. Karya ini menjadi refleksi emosional yang merepresentasikan berbagai tahapan perasaan manusia, mulai dari harapan, kehilangan, hingga pencarian makna di tengah kesepian.

"Memoar adalah catatan jujur tentang apa yang saya rasakan, lihat, dan alami dalam hidup. Ini bukan hanya kumpulan lagu, tapi perjalanan untuk memahami diri sendiri dan menemukan arah untuk pulang," ucapnya.

Dari sisi musikalitas, EP ini mengusung warna Pop Rock, Rock, dan Slow Rock yang bertenaga namun tetap emosional. Inggit memilih genre tersebut karena merasa rock adalah medium paling jujur untuk menyampaikan keresahan batin yang menjadi benang merah karyanya.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Ada 4 Lagu Utama

"Saya memilih Rock karena ada energi yang tidak bisa dibohongi. Di situ saya bisa lebih lepas dan jujur dalam menyampaikan emosi," jelas Inggit.

Mini album ini terdiri dari empat lagu utama, yaitu Cinta Bertahanlah, Serupa Embun, Teman Sejati, dan Kesepian. Lagu Serupa Embun dipilih sebagai single utama karena membawa pesan universal tentang kerendahan hati dan rasa syukur.

"Serupa Embun adalah jantung dari EP ini. Pesannya sederhana, tapi sangat dekat dengan kehidupan, tentang belajar rendah hati dan bersyukur," ungkapnya.

3. Terjun Langsung

Dalam proses produksinya, Inggit terjun langsung sebagai produser dan bekerja sama dengan tim kreatif seperti Vian Uone, Dedi Hamid, dan Virman Agus Wibowo. Tantangan terbesar baginya adalah menjaga kejujuran rasa agar pesan dalam setiap lagu terasa autentik hingga sampai ke telinga pendengar.

"Kalau lagu-lagu ini bisa menemani satu orang saja di momen sulitnya, itu sudah sangat berarti buat saya," pungkas Inggit.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

Rekomendasi

Trending