Rilis EDM 'Setia', Dita 'Mey Chan' Ungkap 5 Tahun Jadi DJ & Live PA Di Klub Daerah

Dhefa Mauren Roos Mary  |  Sabtu, 14 April 2018 16:30
Rilis EDM 'Setia', Dita 'Mey Chan' Ungkap 5 Tahun Jadi DJ & Live PA Di Klub Daerah
Dita 'Mey Chan' © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Beberapa waktu yang lalu penyanyi Mey Chan muncul membawa kabar gembira. Setelah vakum cukup lama ia memutuskan untuk kembali ke industri musik tanah air yang membesarkan namanya. Dimana keputusannya ini diiringi dengan pergantian nama panggungnya dari Mey Chan menjadi Dita. 

"Sebetulnya sekarang ganti nama, Dita. Kalau orang nulis nama Mey Chan harus Dita aka Mey Chan, boleh. Alias Mey Chan nggak apa-apa," ujar Mey Chan saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (11/4).

Selain mengganti nama panggungnya, Dita membawa sejumlah kejutan. Dita mengumumkan keputusannya untuk bersolo karir. Dan sebagai bentuk come  backnya ia mengeluarkan sebuah lagu berjudul Setia.

Dita 'Mey Chan' © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoDita 'Mey Chan' © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Lagu Setia ini sendiri telah ia rilis pada 1 bulan yang lalu di bawah naungan Mans Entertaiment dan diproduseri oleh mantan rekan duetnya, Maia Estianty. Mengajarkan tentang filosofi berpikir positif kepada pasangan, lagu ini dibawakan dalam balutan musik up beat ala electronic dance musik (EDM) yang sedang hits selama beberapa waktu belakangan di kalangan anak muda. Terkait hal ini, Dita mengungkap sebuah fakta yang menarik.

"Aku tuh dari 5 tahun kemarin udah Live PA (Personal Appeareance) dengan lagu-lagu yang lebih keras dari itu (Setia)," ungkap Dita. Pada kesempatan ini ia menceritakan bahwa selama 5 tahun belakangan ia membawakan lagu-lagu dengan beat EDM yang keras alias rapat saat tampil off air di klub-klub daerah. "DJ dan Live PA, jadi aku selalu nge-DJ sambil nyanyi lagu-lagu EDM gitu di klub-klub daerah di Indonesia," sambungnya.

"Semua ini (lagu EDM dengan beat keras) kok aku banget? Kerjaan aku banyak banget di sana. Jadi otomatis pingin mengeluarkan project yang sesuai target market," kata wanita asal Kota Malang ini. "Dan aku udah 5 tahun menjalani proyek ini," tambahnya.

Dita juga mengatakan, "Justru lagu (Setia) ini sebetulnya aku minimalisir kencangnya. Lagu ini kalau di ukuran klub enggak terlalu kencang, dengan harapan (menggunakan) Bahasa Indonesia mungkin market yang bukan targetnya bisa suka," pungkasnya.

(kpl/aal/ren)


Lihat Arsip Musik

- - -