Rapper Terbaik Indonesia Mana Yang Jadi Favoritmu?

Rabu, 13 Agustus 2014 23:00  | 

Iwa K



Iwa K © KapanLagi.com®


Kapanlagi.com - Rap merupakan salah satu elemen yang termasuk dalam genre musik hip-hop. Rap sendiri merupakan teknik vokal yang berkata-kata dengan cepat, sedangkan orang yang melakukannya disebut rapper. Musik rap sendiri sudah jauh lebih berkembang sejak pertama kali ditemukan di Afrika.

Sudah tak terhitung jumlah rapper dunia yang populer saat ini seperti contohnya Eminem dan Pitbull. Banyak di antara mereka yang bernyanyi secara solo maupun tergabung dalam sebuah band seperti Mike Shinoda dari Linkin Park.

Di Indonesia sendiri musik rap berkembang dan menjadi salah satu genre yang disukai. Sudah banyak juga jenis musik rap atau hip-hop yang dipadukan dengan aliran musik lain seperti jazz dan rock. Berikut ini adalah beberapa rapper Indonesia yang telah meramaikan blantika musik di tanah air dengan ciri khas mereka masing-masing.

Baca Ini Juga

Duet Rihanna - Eminem Sukses 'Bakar' Panggung Lollapalooza

Kecewa, Fans Minta Ganti Rugi ke Eminem

Tergila-Gila Pada Spaghetti Ibu, Eminem Curhat Pada Lagu Ini

Pitbull Rilis Premiere Lagu 'Fireball' Via Soundcloud

Soal Lagu 'Timber', Pitbull dan Kesha Dituntut 36 Miliar

(kpl/abr)

1. Iwa K

Rapper kawakan Indonesia yang satu ini mempunyai nama asli Iwa Kusuma dan merupakan pelopor berkembangnya musik rap di tanah air. Iwa K sendiri sudah tak bisa dipisahkan dengan genre yang satu ini. Jika pada tahun 80-an musik rock mendominasi, Iwa K sudah mulai menggeluti dunia rap.

Bermula dari kecintaannya terhadap breakdance, Iwa lalu terpikat dengan cara bertutur dan teknik berceloteh dari aliran ini. Baru pada tahun 1993, ia mengukuhkan dirinya sebagai rapper lewat debut albumnya yaitu KUINGIN KEMBALI.

Dalam bidang musik, ia banyak mengagumi musisi asal Amerika seperti Chuck-D, L.L. Cool J, dan Fresh Prince. Tak hanya jago ngerap, ia semakin populer setelah mendapat kesempatan sebagai presenter acara olah raga.

2. Igor Saykoji

Rapper dengan nama asli Ignatius Rosoinaya Penyami ini mulai dikenal publik sejak single So What Gitu Loh dirilis di tahun 2006. Sejak itu, Igor menjadi salah satu penyanyi rap yang diperhitungkan setelah meredupnya Iwa K. Kesuksesan album pertamanya diikuti oleh album kedua dengan single Jomblo yang terkenal di kalangan anak muda.

Sesungguhnya Igor tak terlalu suka musik dengan genre ini karena dianggapnya tidak jelas dalam melantunkan lirik. Semenjak ia mendengarkan musisi rap Indonesia seperti Black Skin, Iwa K, dan Neo, ia pun mulai menyukai musik tersebut dan mulai serius untuk belajar.

Igor pun kembali meraih kesuksesan pada tahun 2009 ketika meluncurkan single yang berjudul Online dan langsung populer karena lirik lagu tersebut sesuai dengan gaya hidup anak muda masa kini. Sedangkan album yang ketiga ia rilis pada tahun 2010 dengan lagu Narsis sebagai andalannya.

3. 8 Ball

8 Ball adalah rapper asal Maluku kelahiran Malang dan memulai karir rap di Yogyakarta sejak tahun 2003. Pria dengan nama asli M. Iqbal tersebut sudah terbiasa mendengarkan musik sejak kecil dan hip-hop memiliki daya tarik tersendiri baginya. Ia pun akhirnya memilih musik rap sebagai salah satu cara baginya untuk menyampaikan pesan.

Dengan teknik click rapping yang kuat serta pengaruh musik yang bermacam-macam membuat karya 8 Ball terdengar berbeda dan tidak biasa. Semua lirik lagu ditulisnya sendiri seperti halnya musisi rapper lain. Inspirasinya dalam menulis lirik pun beragam, mulai dari kejadian di masyarakat hingga kehidupan asmara dari orang di sekitarnya.


Single pertama yang ia ciptakan adalah Ah Sudah Ah dengan berkolaborasi bersama rekannya Dimas dalam sebuah grup bernama Blues Clues. Tema yang beragam serta lirik yang cerdas, jelas dan tegas menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemarnya.

4. Bondan Prakoso feat Fade2Black

Fade2Black ini beranggotakan Titz, Santoz, dan Lezzano, dibentuk ketika Bondan Prakoso ingin membentuk grup baru di tahun 2004. Keinginan Bondan untuk membuat proyek musik yang menggabungkan berbagai jenis genre ke dalam sebuah bentuk baru menuntunnya kepada Titz yang dulu merupakan teman satu kampus Bondan.

Ia pun memutuskan untuk mengajak grupnya yaitu Fade2Black untuk berkolaborasi bersama Bondan dan mereka mulai memasuki dapur rekaman pada tahun 2004. Karya mereka dengan sentuhan rap, rock, dan funk pun menyatu. Bondan bertanggung jawab untuk instrumen dan aransemen sedangkan Fade2Black yang menulis lirik lagu.

Single seperti Hidup Berawal Dari Mimpi, Bunga,dan Keroncong Protol sangat mengena dengan lirik yang unik serta aransemen yang tak biasa. Seluruh lagu single mereka pun selalu populer dan melekat di telinga khususnya anak muda.

5. Methosa Crew

Dibentuk oleh Mansen yang saat itu masih duduk di bangku sekolah pada tanggal 18 April 2007 di Medan. Ia membentuknya karena timbul keinginan untuk mendalami serta mengeksplor semua talenta yang dimilikinya Tak hanya itu, ia juga ingin mencari pengalaman untuk bisa bertahan di jalur seni yaitu lewat musik.

Jenis musik yang dibawakan Methosa Crew adalah campuran dari hip-hop serta RnB dan sering didengarkan oleh kawula muda terutama di kota Medan. Mereka juga mampu membaca pasar serta selera penikmat musik genre ini sehingga selalu memuncaki tangga lagu berbagai radio di kota tersebut.

Methosa Crew merupakan grup hip-hop Indonesia pertama yang menciptakan lagu religi dalam versi rap atau Christian Rap. Hingga saat ini Methosa Crew dipercaya banyak musisi rap lain untuk menjadi produser dalam menciptakan lagu-lagu rohani.

6. Soul ID

Soul ID merupakan grup musik rap yang dibentuk pada tahun 2002 dan beranggotakan dua rapper EndrumarcH dan Tabib Qiu serta penyanyi Jaydee. Karena ada unsur rap dalam musik mereka, Soul ID sering menciptakan dan membawakan lagu yang kental dengan hip-hop dan R&B yang dicampur dengan musik pop.

Mereka merilis album debut di tahun 2002 bertajuk ESOYUELAIDI dengan single yang populer yaitu Ladjoe dan dilanjutkan dengan materi kedua yaitu SOULFIDELIS di tahun 2005 dengan single Idola. Album ketiga yaitu JIWARAGA mereka rilis pada tahun 2007 dengan dua lagu andalan yaitu Branuday serta lagu daur ulang karya almarhum Farid Harja yaitu Ini Rindu.

Eksperimen mereka dalam bermusik mulai dilakukan sejak mengerjakan album keempat yaitu LIKE LOVE LIFE yang diluncurkan tahun 2010. Di dalam album tersebut terdapat track Boogie Time yang menggebrak para penikmat musik dengan selera lama yang diperbarui. Dengan tema lagu yang mengusung era tahun 70-an serta racikan live band, lagu ini langsung meraih kepopuleran di tahun yang sama.

(kpl/abr)