Piyu: Musik dan Bisnis itu Satu Kesatuan

Trian Sulaiman  |  Jumat, 30 Mei 2014 10:35
Piyu: Musik dan Bisnis itu Satu Kesatuan
Piyu ©KapanLagi.com/Budi Santoso
Kapanlagi.com - Gitaris Piyu menuntut musisi untuk lebih cerdas dalam menyikapi perkembangan industri musik sekarang ini. Apalagi menurutnya, antara musik dan bisnis merupakan satu kesatuan yang enggak bisa dipisahkan.

"Menjalankan musik itu harus kuat, jadi semua dipikirin seperti marketing," kata Piyu di JakCloth Summerfest 2014, Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat (28/5).

Ditambahkan olehnya, dalam bermusik seorang musisi harus bisa berpikir jangka panjang dari karyanya tersebut. Itu lah alasan kenapa Piyu enggak sembarangan menerima tawaran proyek, baik di musik ataupun di bisnis.

Pebisnis yang bermusik? ©KapanLagi.com/BambangERossPebisnis yang bermusik? ©KapanLagi.com/BambangERoss

"Saya juga enggak mau sembarang terima tawaran kerja karena lihat ke arah bisnis jangka panjangnya seperti apa. Kalau saya bikin lagu juga enggak pernah jelimet (RED-Rumit) karena saya mau lagu laku dan enak," imbuhnya.

Meski mengaku bukan lahir dari keluarga pebisnis, namun Piyu selalu bisa melihat sisi bisnis dalam berbagai hal, khususnya dunia musik yang masih digeluti olehnya di samping sibuk sebagai pemilik clothing line NuShock.

Lalu, sebenarnya Piyu , seorang pebisnis atau musisi? "Saya adalah pebisnis yang kebetulan jadi musisi," selorohnya sambil tertawa.

Sudah baca??

Promo Brand, Piyu Tak Segan Gelontorkan 1 M

Piyu: Musik dan Fashion Enggak Bisa Dipisahkan

Saat Rockstar Beraksi di Catwalk New Rock Fashion Weekend

Piyu Sudah Bangun Imej Rockstar Sejak...

(kpl/ato/trn)


Lihat Arsip Musik

- - -