'MUSTIKA INDONESIA', Bentuk Kecintaan Indra Utami Tamsir pada Keroncong

Guntur Merdekawan  |  Sabtu, 01 Desember 2018 22:38
'MUSTIKA INDONESIA', Bentuk Kecintaan Indra Utami Tamsir pada Keroncong
Indra Utami Tamsir / Credit: KapanLagi - Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Nama Indra Utami Tamsir mungkin masih asing di telinga publik. Namun perlu diketahui jika wanita kelahiran Blora, 16 Juli 1974 ini adalah salah satu penyanyi keroncong kebanggaan Indonesia. IUT, begitu Ia akrab disapa, sudah diganjar AMI Awards sebagai artist solo keroncong terbaik tahun 2013. Dan pada tahun 2017, Ia kembali mendapatkan nominasi AMI Awards untuk kategori serupa. Di tahun yang sama, IUT juga mendapatkan penghargaan dari group CongRock asal Semarang sebagai Inovator Pergelaran Kekinian Musik Keroncong Indonesia.

Mengoleksi penghargaan sendiri bukanlah tujuan utama IUT dalam berkari. Ia punya cita-cita yang lebih besar, yakni membuat musik keroncong lebih dicintai oleh masyarakat Indonesia. Salah satu bukti kecintaan IUT terhadap musik keroncong adalah menggelar konser-konser tanpa sponsor yang hingga saat ini sudah 3 kali dilakukannya.

24 Agustus 2013 silam, IUT menggelar konser tunggal bertajuk 'Persembahan Untuk Indonesia - Langgam Jawa Keroncong Mini Concert' di Golden Ballroom Hotel Sultan Jakarta. Setelahnya, 18 Februari 2015, Ia juga menghelat konser tunggal lain yang bertajuk 'Konser Langgam Jawa dan keroncong Indra Utami Tamsir Langgam Untuk Dunia' di Gedung Kesenian Jakarta. Dan yang terakhir, pada 7 September 2016, IUT mengadakan tour konser tunggal keroncong di 9 kota, di Pulau Jawa dan Bali. Rangkaian tour dimulai di kota kelahirannya Blora, lalu berlanjut ke Semarang, Solo, Yogyakarta, Bandung, Malang, Surabaya, Bali dan diakhiri di gedung Balai Sarbini, Jakarta.

"Ingin tunjukkan ke publik kalau lagu keroncong itu indah, nggak hanya dilestarikan, tapi dimajukan. Buat saya musik keroncong keagungan menawan. Saya nyanyi keroncong bisa menawan hati. Indonesia harus bangga dengan musik keroncong, harus didengarkan generasi penerus," ujar IUT.

Indra Utami Tamsir / Credit: KapanLagi - Akrom SukaryaIndra Utami Tamsir / Credit: KapanLagi - Akrom Sukarya

Sebagai salah satu cara meregenerasi musik keroncong, pada tanggal 2 November kemarin, IUT bersama IUT Production-nya mengadakan Lomba Vokal Keroncong 'Wanita Berkebaya' tingkat Nasional di Anjungan Jawa Timur TMII Jakarta. Selain mahir dalam bernyanyi keroncong, IUT juga mahir dalam membawakan Bowo Macapat dan tari jawa Klasik, sehingga dedikasinya terhadap budaya tidak hanya dalam musik keroncong saja, tetapi hampir dalam seluruh aspek kekayaan budaya Indonesia.

"2013 dapat AMI, perasaan kaget nggak menyangka dapat penghargaan. Bertekad bersatu memajukan keroncong. Saya banyak melihat potensi penyanyi keroncong muda sangat banyak dan bagus, dan media televisi kurang memberikan porsi lebih kepada anak muda untuk mengembangkan musik keroncong bisa lebih baik lagi. sungguh ingin mempromosikan keroncong lewat support media," jelasnya lagi.

Indra Utami Tamsir / Credit: KapanLagi - Akrom SukaryaIndra Utami Tamsir / Credit: KapanLagi - Akrom Sukarya

IUT juga terus konsisten melahirkan album-album musik keroncong, antara lain PENGANTIN AGUNG (2012), NGGAYUH KATRESNAN (2013) dan WANITA (2016). Dan hari Kamis (29/11/2018) kemarin, album keempat yang bertajuk MUSTIKA INDONESIA dirilis di Plataran Darmawangsa, Jakarta, sebagai wujud rasa syukur dan penghargaan mendalam untuk para pejuang bangsa. Album berisikan 12 lagu itu dirilis dalam bentuk fisik, juga sudah tersedia di seluruh digital music platform seperti Joox dan Spotify.

(kpl/gtr)