Mau Berlagak Go Green? Pahami Dulu Nasihat Jerinx Yang Ini

Natanael Sepaya  |  Selasa, 27 Januari 2015 00:20
Mau Berlagak Go Green? Pahami Dulu Nasihat Jerinx Yang Ini
Superman Is Dead ©KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Go green memang sudah seperti slogan basi yang mengakar sejak lama. Pemahaman tentang lingkungan sekitar pun menjadi sebuah hal yang dipahami bukan cuma masyarakat perkotaan, tapi juga para musisi lokal dan Jerinx yang kerap menyuarakan hal ini.

"Menurut saya pola hidup cerdas go green sudah beberapa tahun belakangan udah gencarnya didengungkan dari banyak institusi. Masih banyak sekali yang memakai go green sebagai pencitraan, tapi tidak menyelesaikan masalah," ungkapnya Jerinx.

"Cara yang paling masuk akal, emang harus mulai dari diri sendiri dulu. Kita tak bisa melabeli suatu institusi itu go green kalau kita belum bisa menerapkan pada diri kita sendiri. Banyak hal-hal simple yang mengaplikasikan sifat go green yang sebenernya," lanjutnya.

Menurut Jerinx, butuh edukasi dan aksi yang berkelanjutan untuk penerapan pola hidup go green ©KapanLagi.comMenurut Jerinx, butuh edukasi dan aksi yang berkelanjutan untuk penerapan pola hidup go green ©KapanLagi.com

Sayangnya, banyak para pelaku yang menerapkan pola hidup go green ini cuma beraksi pada saat hari besar tanpa ada aksi kelanjutannya. Ini yang sangat disayangkan Jerinx dan mungkin, musisi lokal lain tentang penerapan aksi go green tersebut.

"Masyarakat jangan cuma melakukan go green pada saat hari H, tapi setelah itu mereka lupa. Itu tak bisa instan, harus perlahan-lahan, dan berkali-kali. Contoh, kresek itu kuantitasnya sangat banyak, bisa ratusan juta kilogram yang dipakai. Tapi yang memanfaatkan ulang juga jarang," terang drummer Superman Is Dead itu.

Selain tingkat kesadaran masyarakat yang harus semakin lebih peka, Jerinx juga berharap Pemerintah bisa melakukan sesuatu tentang hal ini. Menurutnya, solusi terbaik untuk hal ini adalah edukasi.

"Masalah klasik negara berkembang kan begitu. Kita sedang menuju ke arah kebaikan tapi tak bisa instan. Seharusnya hal-hal seperti itu, bisa mereka search, cari informasi sendiri. Kuncinya edukasi, balik lagi ke pemerintah, apa mau spending banyak budget untuk pendidikan atau nggak," pungkasnya.

(kpl/aal/ntn)


Lihat Arsip Musik

- - -