Marcell Siahaan, Edwin Cokelat dan Yuki Pas Band Konspirasi Musik Rock
Edwin Cokelat
Kapanlagi.com - Untuk pertama kali konspirasi aliran para musisi dilakukan, dengan perbedaan aliran musik seluruhnya disatukan dalam satu panggung guna mengenang kembali akan aliran musik rock di era '90-an. Kali ini Marcell SiahaanĀ tidak tampil untuk menunjukkan kemahirannya bernyanyi, tapi harus bermain sebagai drummer. Sedangkan YukiĀ dari Pas BandĀ dan Chandra CupumanikĀ harus menjadi vokal, Roma SophiaanĀ dari Killed by ButterflyĀ bermain bass dan Edwin CokelatĀ di gitar.
Para musisi band tersebut seluruhnya tampil pada, Jumat (11/12) di Retro Septive Capital Building, Jln.H.A.Malik Medan dalam rangkai musik yang bertajuk X MILD XPERIENCE SEATTLE SOUND. Konser musik tersebut seluruhnya untuk mengenang kembali akan musisi rock alternatif di era '90-an, seperti Nirvana, Pearl Jam, Alice In Chains, serta beberapa band lainnya.
Ratusan kawula muda memadati are lokasi tersebut, khususnya para pencinta aliran musik band-band di era '90-an. Saat tampil di panggung para penonton langsung memberikan aplaus meriah karena konser ini yang pertama kali digelar.
Marcell, Edwin, YukiĀ dan kawan-kawan menghentak panggung sekitar pukul 23.00 WIB setelah sebelumnya panggung dihentak para dancer. Dalam penampilannya Marcell, Edwin, dan YukiĀ benar-benar mampu menunjukkan akan kemampuan dengan hentak-hentak musik yang dimainkan, beberapa hits pun dihadirkan seperti Breed, Interstate Love Song, Plush, A Live, I Want IT All, Rape MeĀ serta beberapa hits lainnya. Tak lupa EdwinĀ memperkenalkan sebuah hits terbaru hasil garapan bersama, Melawan Rotasi.
Advertisement
Hampir 16 lagu dipersembahkan bagi para penikmat musik, rasa puas benar-benar tampak bagi para penonton di malam tersebut, tak hentinya hits-hits tersebut dinyanyikan, tanpa ada yang memberikan komando. Kehadiran hits-hits tersebut benar-benar mendapatkan aplaus meriah,sebuah konspirasi yang terbaik diberikan dengan aliran yang berbeda-beda.
Sedangkan Edwin CokelatĀ yang ditemui KapanLagi.comĀ usai manggung menyatakan rasa kekagumannya. "Apa yang kami lakukan benar-benar luar biasa, seluruhnya hits milik dari musisi senior baik Nirvana, Pearl JamĀ yang dibawakan masih tetap melekat hingga kini. Dan apa yang kami bawakan diterima karena bagaimanapun ini yang pertama kali konspirasi para musisi yang pertama digelar hanya di kota Medan," katanya.
Hal yang sama juga dikatakan Yuki Pas BandĀ yang tidak menyangka mendapat sambutan luar biasa. "Penontonnya benar-benar luar biasa di era musik yang saat ini ala kadarnya. Apa yang kami bawakan benar-benar diterima. Ini jelas sesuatu yang luar biasa, seluruhnya benar-benar masih mengingat akan kejayaan NirvanaĀ dan musisi lainnya," paparnya.
Sedangkan, Fery Sumbayak dari Anak Medan Production selaku event organizer mengatakan bahwa event kolaborasi musisi papas atas tersebut seluruhnya untuk melepas dahaga penikmat khas alternative rock dan mengingat kembali akan kenangan.
"Satu hal untuk Seattle Sound merupakan istilah genre atau aliran musik alternative rock yang sukses berat pada tahun awal 1990-an. Dan untuk membangkitkan akan kenangan terhadap band-band besar seperti Pearl JamĀ ataupun NirvanaĀ serta berbagai band lainnya maka beberapa musisi Indonesia ini langsung dilakukan konspirasi musik untuk membangkitkan akan kenangan kembali. Dan ini yang pertama di Indonesia khususnya kota Medan," katanya.Ā
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/rom/riz)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
-
Teen - Lifestyle Gadget Smartwatch Kece Buat Gen Z yang Stylish, Fungsional, dan Nggak Bikin Kantong Kaget
