Macklemore Gelar Konser Free Palestine, Buntut Dicoret dari Tur Ed Sheeran
Macklemore gelar tur Free Palestine di Eropa (Instagram/macklemore)
Kapanlagi.com - Macklemore, rapper asal Amerika Serikat, mengumumkan tur bertajuk Free Palestine dengan komitmen menyalurkan seluruh hasil penjualan tiket kepada 12 organisasi yang mendukung warga Palestina. Rangkaian ini dijadwalkan singgah di Dublin, Paris, dan London pada akhir Oktober 2026, hanya beberapa hari setelah namanya dicoret dari sisa tur Ed Sheeran di Amerika Serikat.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui Instagram pada Kamis, 24 September 2026. Tur ini dipromosikan oleh Live Nation dengan format Macklemore & Friends, sementara daftar musisi yang akan tampil bersamanya masih menunggu pengumuman.
Advertisement
1. Jadwal Tur Free Palestine
Untuk tahap awal, tur Free Palestine mencakup tiga pertunjukan di Eropa. Konser pembuka akan digelar di 3Arena, Dublin, pada 26 Oktober 2026, berlanjut ke Accor Arena, Paris, pada 29 Oktober 2026, dan ditutup di OVO Arena Wembley, London, pada 30 Oktober 2026.
Macklemore menyebut pertunjukan di Amerika Serikat masih dalam proses pengaturan, dengan jadwal yang akan diinformasikan kemudian.
Penjualan tiket berlangsung dua tahap. Presale dibuka pada Senin, 28 September 2026 pukul 10.00 waktu setempat, diikuti penjualan umum pada Rabu, 30 September 2026 di jam yang sama. Penggemar yang menginginkan akses awal diminta mendaftar melalui kanal resmi yang disediakan Macklemore.
2. 12 Lembaga yang Akan Menerima Donasi
Seluruh hasil dari konser ini akan disalurkan kepada 12 organisasi, yaitu Anera, Glia, Gaza Soup Kitchen, Taawon, HEAL Palestine, Palestinian Youth Movement, Middle East Children's Alliance, Jewish Voice for Peace, Medical Aid for Palestinians, Institute for Middle East Understanding, Palestine Children's Relief Fund, dan UNRWA USA.
Organisasi-organisasi tersebut bergerak di berbagai bidang, mulai dari layanan medis, bantuan kemanusiaan, pendidikan, dukungan komunitas, hingga advokasi dan kerja komunikasi terkait warga Palestina.
"Aku telah menghabiskan waktu sekitar seminggu untuk menghubungi artis-artis yang mau menyuarakan solidaritasnya," ungkap Macklemore.
Pihaknya mengakui rangkaian tur ini tersusun dengan cepat, sehingga sejumlah detail, termasuk nama para penampil, masih dalam proses dimatangkan.
3. Buntut Dicoret dari Tur Ed Sheeran
Free Palestine hadir setelah kontroversi yang lebih dulu menimpa Macklemore. Saat menjadi pembuka di tur Loop milik Ed Sheeran di Amerika Serikat, ia menyampaikan pernyataan pro-Palestina di atas panggung MetLife Stadium, New Jersey, serta membawakan lagu protes Hind's Hall.
Tak lama kemudian, promotor Messina Touring Group mengumumkan bahwa Macklemore tidak lagi tampil di sisa jadwal tur. Sejumlah venue disebut tidak akan mengizinkan konser yang menampilkan dirinya, dan mempertahankannya berisiko membuat sisa pertunjukan dibatalkan.
Macklemore menyatakan pemilik Gillette Stadium sekaligus New England Patriots, Robert Kraft, berada di balik penolakan tersebut.
Setelah dicoret, ia mengumumkan akan menyumbangkan seluruh pendapatan bersih sebesar 1 juta dolar AS dari tur Sheeran kepada organisasi pendukung warga Palestina, sambil menantang Kraft untuk menyamai donasinya.
Sebelumnya, Kraft dan Sheeran disebut masing-masing berkomitmen menyumbang 2 juta dolar AS untuk bantuan kemanusiaan di kawasan tersebut. Di sisi lain, Kraft menuduh Macklemore memiliki riwayat retorika antisemit, tuduhan yang dibantah tegas oleh sang rapper.
4. Macklemore Bicara Kebebasan Panggung
Dalam pernyataannya terkait tur baru ini, Macklemore menegaskan sikapnya soal peran seniman dan panggung di tahun 2026. Ia mengatakan, “Tidak peduli terhadap politik di tengah genosida yang terjadi sudah tidak bisa ditolerir lagi.”
Ia juga menyebut publik kini meminta para seniman untuk hadir, mengedukasi diri, dan menggunakan panggung lebih dari sekadar hiburan.
Menurut Macklemore, yang terjadi bukan hanya soal satu seniman atau satu panggung, melainkan tentang siapa yang berhak menentukan suara mana yang boleh terdengar di atas panggung. Istilah genosida yang ia gunakan merupakan pandangan pribadinya dan sejumlah pihak lain, sementara Israel secara konsisten menolak tuduhan tersebut dan berbagai pihak memiliki pandangan yang berbeda soal konflik di Gaza.
5. Tanggapan Publik dan Sorotan Industri
Kabar ini memicu beragam respons. Sejumlah figur publik, termasuk Ms. Rachel, menyebut Sheeran “caved” setelah Macklemore dicoret dari tur, sementara pihak penyelenggara menegaskan keputusan diambil demi menjaga kelangsungan sisa pertunjukan.
Perdebatan pun kembali menyoroti isu yang lebih luas, mulai dari kebebasan berekspresi di atas panggung, peran venue dan promotor, hingga batas antara hiburan dan penyampaian sikap politik.
Bagi penonton yang berminat, tur ini menawarkan format konser amal, di mana seluruh hasil tiket, bukan sekadar sebagian, akan disalurkan kepada organisasi yang telah ditentukan. Detail penampil tambahan dan jadwal untuk Amerika Serikat diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/gtr)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8
