Lomba Sihir Tampil di Styles LAND Kemang, Musik dan Komunitas Menyatu

Lomba Sihir Tampil di Styles LAND Kemang, Musik dan Komunitas Menyatu
Lomba Sihir di Styles LAND (Credit: Dok. Pribadi)

Kapanlagi.com - Lomba Sihir, band independen Indonesia, menghadirkan energi segar di Styles LAND, Lippo Mall Kemang, Jumat, 21 Agustus 2026. Aksi panggung mereka menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian signature lifestyle experience terbaru dari Styles yang memadukan musik, kreativitas, komunitas, dan gaya hidup dalam satu ruang.

Penampilan Lomba Sihir membuat area Styles LAND terasa semakin hidup. Dikenal dengan musik eklektik dan lirik yang dekat dengan keseharian generasi muda, mereka mengajak pengunjung menikmati lagu sekaligus merayakan cerita, keresahan, dan dinamika hidup yang akrab di telinga pendengar masa kini. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, turut hadir memberikan dukungan terhadap Styles LAND sebagai ruang yang memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.

Santiwati Basuki, Chief Marketing Officer Lippo Malls Indonesia, mengatakan, "Kami ingin Styles LAND menjadi ruang yang mempertemukan berbagai bentuk kreativitas dalam satu pengalaman. Kehadiran Lomba Sihir sangat relevan dengan semangat tersebut karena mereka bukan hanya menghadirkan musik, tetapi juga membawa cerita, karakter, dan komunitas yang kuat. Kami juga melihat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif sebagai sebuah momentum positif yang semakin menegaskan bahwa ruang-ruang lifestyle dapat berperan dalam memperkenalkan dan mendukung karya serta potensi ekonomi kreatif Indonesia. Kami berharap Styles LAND dapat terus menjadi ruang kolaborasi yang memberikan pengalaman bermakna bagi pengunjung sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi para pelaku kreatif."

1. Lomba Sihir Panaskan Styles LAND di Lippo Mall Kemang

Lomba Sihir di Styles LAND (Credit: Dok. Pribadi)

Kehadiran Lomba Sihir di Styles LAND menjadi magnet bagi pengunjung yang datang ke Lippo Mall Kemang. Sebagai bagian dari program yang meramu musik, kreativitas, komunitas, dan lifestyle, set mereka menghadirkan pengalaman yang menyatu dengan suasana ruang publik.

Tak hanya membawakan lagu, Lomba Sihir menyajikan narasi yang lekat dengan realita anak muda, mulai dari obrolan ringan hingga kegelisahan yang tumbuh di tengah perubahan sosial dan budaya yang cepat. Hal ini membuat interaksi antara panggung dan penonton mengalir, terasa dekat, dan mudah diikuti.

Kehadiran Irene Umar sebagai Wakil Menteri Ekonomi Kreatif menegaskan dukungan pemerintah terhadap ruang-ruang yang mempertemukan musisi, kreator, komunitas, dan masyarakat. Momen tersebut menjadi apresiasi sekaligus dorongan bagi kolaborasi lintas pihak dalam ekosistem ekonomi kreatif.

(Menyusuri jejak Indonesia di Balik Produksi Drama Korea.)

2. Gaya Musik Lomba Sihir dan Cerita Keseharian

Lomba Sihir dikenal memiliki karakter yang khas di skena musik Indonesia. Formasi mereka terdiri dari Natasha Udu sebagai vokal, Rayhan Noor sebagai vokal dan gitar, Enrico Octaviano sebagai drummer, Tristan Juliano sebagai kibor, serta Hindia sebagai vokal.

Dari sisi musikal, Lomba Sihir tidak terpaku pada satu genre. Mereka mengeksplorasi berbagai warna, mulai dari pop, rock, country, hingga EDM, sehingga rangkaian lagu di panggung terasa dinamis dan berlapis.

Salah satu kekuatan Lomba Sihir ada pada lirik, yang banyak mengambil inspirasi dari percakapan dan pengalaman hidup para personelnya. Itulah yang membuat karya mereka terasa dekat bagi pendengar, terutama generasi muda yang tumbuh di tengah perubahan sosial dan budaya yang kian bergerak cepat.

Perjalanan mereka dimulai lewat album perdana Selamat Datang di Ujung Dunia pada 2021, yang banyak terinspirasi dari pengalaman bertahan hidup di Jakarta dan cerita keseharian urban. Empat tahun kemudian, Lomba Sihir merilis Obrolan Jam 3 Pagi pada 2025, mengangkat tema yang lebih beragam, mulai dari cinta, kehilangan, harapan, hingga penyesalan.

Dengan karakter musik yang bisa terasa intim, namun tetap solid saat dibawakan di panggung besar, Lomba Sihir menjadi bagian penting dari pengalaman Styles LAND yang ingin menyentuh keseharian pengunjung.

3. Styles LAND, Jembatan Ekosistem Digital ke Offline

Styles LAND hadir di Lippo Mall Kemang sejak 7 Agustus 2026, dirancang sebagai platform untuk membawa pengalaman Styles dari dunia digital ke ruang nyata. Setiap edisinya bisa menampilkan tema, intellectual property, kreator, maupun kolaborator yang berbeda.

Sebagai platform lifestyle yang terintegrasi di lebih dari 70 pusat perbelanjaan yang dikelola Lippo Malls Indonesia, Styles menghubungkan pengalaman pelanggan melalui satu ekosistem digital, mulai dari program loyalitas, penawaran eksklusif, hingga berbagai aktivitas di jaringan Lippo Malls.

Styles LAND menjadi perwujudan offline dari strategi tersebut, memperkuat interaksi pelanggan dengan ekosistem Styles lewat pengalaman langsung yang imersif dan beragam.

Penampilan Lomba Sihir memperlihatkan bagaimana ruang pusat perbelanjaan dapat berkembang menjadi titik temu musik, komunitas, kreativitas, dan gaya hidup, tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai ruang publik yang nyaman.

4. Dukungan Pemerintah dan Peluang Kolaborasi Kreatif

Dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif, yang terlihat melalui kehadiran Wakil Menteri Irene Umar, menandai pentingnya kolaborasi antara industri, pemerintah, komunitas, dan para pelaku kreatif untuk membuka ruang baru bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.

Bagi Lomba Sihir, panggung seperti Styles LAND memberi kesempatan untuk menjangkau ruang yang lebih luas, mempertemukan musik mereka dengan penonton lintas latar. Sementara bagi pengunjung, kehadiran band ini menawarkan cara menikmati musik sekaligus menjadi bagian dari kultur kreatif yang terus berkembang.

Pada akhirnya, Styles LAND di Lippo Mall Kemang ingin menghadirkan cara baru menikmati pusat perbelanjaan. Bukan hanya datang untuk belanja, tetapi juga menemukan musik, bertemu komunitas, menikmati kreativitas, dan ikut merasakan perkembangan kultur serta ekonomi kreatif Indonesia.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

Rekomendasi

Trending