Lagu Dibajak di Kamboja, Apa Tanggapan Wali?

Adhib Mujaddid  |  Jumat, 06 Juni 2014 20:21
Lagu Dibajak di Kamboja, Apa Tanggapan Wali?
Wali @foto: KapanLagi.com®

Kapanlagi.com - Wali dikenal sebagai band yang memiliki karakter tersendiri. Mereka unik dan khas, tak heran bila mereka memliki basis fans yang melimpah.

Lagu-lagu mereka tak hanya laris manis di Indonesia, namun juga di negeri tetangga. Sebut saja perolehan penjualan yang manis di Singapura, Malaysia, dan Hongkong. Bahkan ada satu lagu Wali yang dibajak dan dialih bahasa menjadi Bahasa Kamboja.

"Di Youtube di-translate ke Bahasa Kamboja. Lagu Tobat Maksiat, penyanyinya solo. Meski ternyata lagu kami sudah dikenal di sana, tapi kami gemes aja sih. Mau nuntut, tapi itu negara konflik," kata Apoy di Albero Cafe, Tebet, Jakarta Selatan (5/6).

Populer di luar negeri @foto: KapanLagi.com®Populer di luar negeri @foto: KapanLagi.com®

Lalu, apakah hal tersebut membuat Wali berpikir untuk mengalihbahasakan lagu-lagu hitsnya ke beberapa bahasa di negara tetangga? "Kami sendiri sebenarnya pengen translate lagu Wali ke Bahasa Inggris atau bahasa asing lain. Hal yang kami pikir apa sudah layak?" ujar Apoy.

Band yang digawangi Apoy, Faank, Tomi dan Ovie ini ingin melihat keinginan masyarakat terlebih dahulu. Mereka ogah bila tidak mendapatkan dukungan penuh dari publik untuk melakukannya.

"Sudah dapat dukungan masyarakat apa belum, kalau sudah jadi statement atau keinginan publik, meski nggak bisa bikin, kami akan usahakan, bisa-bisakan. Kami nggak mau sekedar pede-pedean," tandasnya.

JANGAN LEWATKAN

Judul Album Baru Wali Super Unik, 'DOAIN YA PENONTON'

Raih Prestasi Fenomenal, Wali Diganjar Walinium

Wali Main Dangdut Koplo di Album Baru

Wali Optimis Jual Album Fisik Karena Jokowi

Jadwal Wali Padat, Ovie Wali Terpaksa Tunda Bulan Madu

(kpl/ato/adb)


Lihat Arsip Musik

- - -