Konser Vina Panduwinata Kurang 'Greget'

Darmadi Sasongko  |  Minggu, 18 Mei 2008 15:04


  • Konser Vina Panduwinata Kurang 'Greget'
    Ilustrasi
Kapanlagi.com - Konser Vina Panduwinata di Balai Sidang Jakarta, Sabtu (17/5) malam, dinilai kurang memiliki greget dibandingkan dengan konser-konser sebelumnya, demikian kata pengamat musik Denny Sakrie.

"Kurang greget nih, sepertinya persiapannya kurang atau bagaimana ya, saya tidak tahu secara rinci. Tapi menurut saya masih bagus konsernya dua tahun lalu," ujarnya di Jakarta, Minggu dini hari (18/5) beberapa saat seusai konser tersebut.

Ia juga menyebut insiden tidak optimalnya mikrofon yang dipakai Trie Utami, Malyda, dan Atiek CB, sebagai kesalahan fatal. Insiden itu terjadi ketika Rumpies membawakan lagu Kalau Kau dan Nggak Jelas.

Trie Utami yang angkat suara di awal lagu Kalau Kau awalnya tidak memperhatikan ketika mikrofon itu tidak berfungsi, demikian juga Atiek dan Malyda. Suara mereka tenggelam di antara suara musik orkestra.

"Beruntung Vina yang telah berpengalaman di atas pentas dapat menutupi keadaan itu dengan improvisasi lewat gurauannya. Vina adalah penyanyi berpengalaman dan kejadian seperti itu bisa diatasinya dengan baik," kata Denny.

Dari segi lagu yang dibawakan, Denny mengatakan Vina lebih banyak menyanyikan lagu-lagu yang bukan hitsnya. Vina melakukannya karena sejumlah lagu-lagu lama tersebut merupakan permintaan khusus dari para penggemar fanatik dan seusia dengannya, bahkan lebih senior lagi.

"Sebenarnya secara umum orang datang ke konser untuk menikmati lagu-lagu hitsnya, kalau lagu yang dinyanyikan Vina ternyata orang tidak tahu ya seperti tadi itu, sebagian besar yang nyanyi yang tua-tua saja, yang muda hanya mendengarkan," ujarnya.

Konser Kedua

Konser Vina ini merupakan yang kedua setelah konser Viva Vina di tempat yang sama pada 2006. Ia juga masih didukung Twilite Orchestra dipimpin Addie MS.

Vina membawakan 22 lagu di antaranya Surat Cinta, Biru, Logika, Si Bogel dan Citra Biru.

Konsernya kali ini didukung penampilan penyanyi belia Afgan dan personil Rumpies, sedangkan Maya Hasan dan Liza tampil mengiringi Vina dengan petikan harpa mereka dalam lagu Senyum untuk Tuhan.

"Selamat malam, senang bisa bertatap muka lagi. Konser kedua ini merupakan persembahan saya pada pecinta musik Indonesia yang mungkin pada konser saya sebelumnya tidak menonton ya," sapa Vina kepada ratusan penonton usai ia menyanyikan lagu pertama, Logika.

Dalam konsernya, Vina mengakui lagu-lagu yang dibawakannya sebagian besar jarang dinyanyikan dalam konser. Lagu seperti Rintangan dan Masih Adakah Ceria memang hanya bisa dibawakan dengan iringan musik orkestra saja.

"Itu lagu-lagu yang diminta fans saya untuk dinyanyikan malam ini, memang itu lagu orang tua dan jarang dinyanyikan karena hanya bisa diiringi orkestra. Malam ini saya bersama Addie MS dan saya bisa membawakan lagu itu," kata Vina yang membuka konser dengan baju beludru warna hitam dengan kumpulan batu-batuan mengkilat di bagian kedua pundak dipadu rok panjang warna ungu.

Perempuan yang akrab dipanggil Mama Ina ini tampil dengan ciri khasnya yang ceriwis dan selalu menghujani penonton dengan kata I Love You. Berkali-kali penonton meneriakkan namanya, Vina selalu menjawabnya dengan kata tersebut.

Denny mengatakan Vina adalah salah satu penyanyi senior yang sangat mahir membawa penonton larut dalam konsernya. Vina selalu mengajak dialog penonton, menjelaskan lagu yang akan dibawakan, dan selalu menarik salah satu penonton pria agar bisa di tarik ke atas panggung dan 'dikerjain'.

"Hampir bisa dipastikan, kalau Vina membawakan lagu Di Dadaku Ada Kamu pasti Vina akan mengajak seorang pria naik pentas, lalu adegan cium dan peluk selalu terjadi seperti lirik lagunya," demikian ujar Denny. (kpl/dar)

Lihat Arsip Musik

- - -