Konser Vina Panduwinata Diwarnai Insiden Mikrofon

 |  Minggu, 18 Mei 2008 09:17


  • Konser Vina Panduwinata Diwarnai Insiden Mikrofon
    Ilustrasi
Kapanlagi.com - Penyanyi Vina Panduwinata membuka dan merentangan kedua tangan menyambut Trie Utami, Malida dan Atiek CB, di atas panggung Konser Vina di Balai Sidang Jakarta, Sabtu (17/5) malam.

"Inilah Rumpies," kata Vina ketika keempat perempuan tersebut berdiri berderet.

Mereka lantas menyanyikan lagu Kalau Kau dan Nggak Jelas bersama-sama. Tapi ketiga mikrofon milik para bintang tamu dalam konser tersenbut tidak berfungsi alias mati.

Awalnya Trie, Malinda, dan Atiek CB terlihat tenang meski suara yang mereka keluarkan sama sekali tidak terdengar. Penonton sebelumnya tetap tenang, namun lama kelamaan mereka berteriak 'huuuuu' sambil bertepuk tangan karena keadaan itu tetap berlangsung hingga lagu usai.

Ketika lagu kedua, Malida mulai tampak gemas smbil mengangkat mikrofonnya sementara Trie Utami tersenyum-senyum. Vina yang tanggap pada masalah itu spontan mengangsurkan mikrofonnya ke Atik CB ketika tiba gilirannya menyanyi.

"Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah konser Vina (mikrofonnya mati, red). Jadi bagaimana nih," kata Vina kepada penonton dan disambut teriakan serempak "lagunya diulang".

Atiek CB, penyanyi asal Kediri ini tertawa dan saling bertukar pandang dengan ketiga rekannya. Ia lantas meraih mikrofon di tangan Vina dan menjawab teriakan penonton dengan logat Jawa yang khas.

"Ngisin-ngisini, rek (bikin malu, red)," ujar Atiek mengomentari kecanggungannya menyanyi dengan mikrofon yang tidak berfungsi.

Demi mendengar permintaan penonton untuk mengulang dua lagu yang telah dinyanyikan Rumpies, Vina lantas maju ke bibir panggung.

"Nyanyi kok pake diulang segala, ini cuma ada di konser Vina nih," katanya.

Insiden mikrofon tak berfungsi ini juga dialami bintang tamu, Afgan. Penyanyi berusia belia ini duet dengan Vina dalam lagu Bahasa Cinta dan Begitulah Cinta.

Pada bagian akhir lagu Begitulah Cinta, tiba-tiba mikrofon juga ngadat. Lagi-lagi Vina dengan tenang meraih Afgan untuk mendekat sambil menyerahkan mikrofonnya.

Pengamat musik Denny Sakrie menyayangkan insiden itu, namun ia juga memuji kepiawaian Vina mengatasi problem di atas panggung dengan tetap bersikap profesional.

"Beruntung Vina dapat menutupi keadaan itu dengan improvisasi lewat gurauannya. Bahkan penonton yang awalnya sempat emosi karena suara Rumpies tidak terdengar akhirnya tidak protes lagi," demikian Denny.

Sementara menurut Trie Utami yang dijumpai usai konser mengatakan: "Jadi kendala teknis itu gak bisa kita duga, namun bisa dilihat kalau kita bisa mengatasi itu secara bersama," ujar Trie.

"Konser yang terbesar di dunia pun untuk kesalahan teknis bisa saja terjadi," timpal Vina.

Tapi bagi Atiek CB kejadian itu tak masalah baginya. "Aku tak perlu malu karena aku tidak tinggal di sini," kelakar penyanyi asal Kediri yang sekarang menetap di AS ini.

Tampilnya Rumpies ini adalah yang pertama sejak 19 tahun vakum menjadi satu pertanda kalau mereka bisa tetap tampil satu. Pun begitu yang namanya demam panggung sempat menyerang juga, terutama dirasa oleh Atiek CB.

"Lama gak nyanyi, nervous sekali, lupa gimana rasanya di panggung," aku penyanyi berciri khas selalu pakai kacamata ini.

Jelasnya ada kerinduan untuk kumpul bareng lagi. Dan setiap kemungkinan selalu ada. Tapi sampai saat ini hanya dua rumpies yang masih aktif sebagai penyanyi, Vina dan Trie.

"Untuk kumpul saja kita sempat tak yakin kalau Atiek akan bisa datang. Tapi kemungkinan semacam itu, untuk kumpul lagi tetaplah ada," ungkap Trie(kpl/ang/tri/dar)

Lihat Arsip Musik

- - -