Konser Perpisahan di Jakarta, Boyzone Siap 'Hidupkan' Mendiang Stephen Gately

Kamis, 07 Maret 2019 12:15  | 

Syahrini



Boyzone © KapanLagi/Bambang E Ros

Kapanlagi.com - Tahun lalu boyband kenamaan asal Irlandia yakni Boyzone sempat menggelar konser di Surabaya, Yogyakarta dan Bandung. Awal 2019 ini mereka kembali datang ke Indonesia dalam sebuah konser bertajuk 'Boyzone Thank You & Good Night Farewell Tour'.

Seperti diketahui, Boyzone baru saja merilis album teranyar yang diberi tajuk THANK YOU & GOODNIGHT berisi 12 track. Album itu sekaligus menjadi sebuah kenang-kenangan sebelum Ronan Keating, Keith Duffy, Mikey Graham dan Shane Lynch sepakat memilih membubarkan diri.

1. Konser yang Intim

Tennis Indoor Senayan yang berlokasi di kawasan Jakarta Pusat menjadi venue konser perpisahan pada 24 Maret mendatang. Pemilihan tempat dengan kapasitas terbatas itu rupanya disengaja agar para personel bisa lebih intim dengan fans.

"Konsernya kenapa pilih di Tennis Indoor karena nggak terlalu besar dan itu kita jaga kapasitasnya supaya mereka bisa lebih dekat dengan penonton, selain ber-story telling, nanti mereka bakal ajak penonton ke atas panggung," ucap David Ananda selaku perwakilan promotor Fullcolor Entertainment dalam jumpa pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (6/3).

2. Hidupkan Mendiang Stephen Gately

Meski venue berkapasitas terbatas, tata desain panggung konser 'Boyzone Thank You & Good Night Farewell Tour' tak jauh berbeda dengan perhelatan di Inggris. Karena nantinya akan dipasang sebuah LED besar untuk menghidupkan salah satu personel yaitu Stephen Gately yang meninggal karena penyakit kelainan jantung.

"Desain panggung ada full LED, terus tata cahaya akan menambahkan ornamen pixel effects, itu yang belum ada di konser mereka di Surabaya, Jogja dan Bandung. Panggungnya mereka juga minta lebih besar dari tahun lalu. Dari stage, LED, lebih mirip dengan konser di UK. Untuk konsep visualisasi menggunakan LED dan itu cukup besar 10 x 5 meter di center, belum lagi di kiri dan kanan 6 x 5 meter," kata Rendy selaku pihak tata produksi dari Supersonic ditemui di tempat yang sama.

David menambahkan, "Media LED itu dipakai untuk membangkitkan kembali Stephen Gately, personelnya yang meninggal, untuk hadir di konser tersebut. Ada tiga lagu, tapi fokus di lagu baru I Can Dream. That's why LED gede banget," jelasnya.
(kpl/abs/gtr)