Kerennya Kostum Cokelat Curi Perhatian di Closing Ceremony Asian Para Games 2018

Winda Carmelita  |  Jumat, 19 Oktober 2018 00:01
Kerennya Kostum Cokelat Curi Perhatian di Closing Ceremony Asian Para Games 2018
© instagram.com/cokelat_band

Kapanlagi.com - Perhelatan pesta penutupan Asian Para Games 2018 telah berakhir pada hari Sabtu (13/10) kemarin. Pesta penutupan yang begitu meriah dan megah merupakan bentuk apresiasi untuk semua pihak yang turut mendukung berlangsungnya Asian Para Games 2018 dari awal hingga akhir sehingga terselenggara dengan lancar dan sukses.

Meskipun perhelatan ini adalah pesta olahraga, tetapi nggak hanya menjadi miliki para atlet dan mereka yang menyukai bidang ini saja. Bisa dibilang acara olahraga penyandang disabilitas terbesar di Asia ini adalah pesta multikultural yang melibatkan banyak orang dengan latar belakang hobi dan minat yang berbeda-beda.

Hal ini terbukti dari keterlibatan banyak musisi dalam acara penutupan Asian Para Games 2018. Salah satunya adalah grup band Cokelat. Yups, band yang beranggotakan  Jackline (vokal), Edwin (gitar), Ronny (bas), dan Axel (drum) ini tampil memikat dengan lagu Karma sebagai aksi pembuka di closing ceremony yang diselenggarakan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta itu.

Selain penampilan yang memukau dan powerful, yang nggak kalah mencuri perhatian adalah kostum yang dikenalan oleh band ini. Nggak main-main lho, Cokelat sengaja mempersiapkan kostum ini dengan konsep matang yang diusungnya. Hal ini tertuang dalam penjelasan di akun Instagram @cokelat_band.

"Semalam @cokelat_band mendapat banyak pujian atas kostum @levicobutik yang kami pakai, senang sekali bisa menggenakan warisan budaya kain tenun dari NTT @tenunnusatenggaratimur#untukindonesia," tulis grup ini. "Tenun yang dikenakan @jacklinerossy berasal dari Pulau Sabu, @axel.andaviar pakai tenun dari Kota So’e, @edwin.cokelat.syarif tenunan yang dari Manggarai & @ronnyfebrynugroho memilih tenun dari Flores."

Menyuguhkan tembang pamungkas "Bendera" sebagai penutup, Cokelat berhasil membuat penonton yang berada di GBK ikut menyanyikan lagu penuh semangat itu dengan rasa haru luar biasa.