Jangan Mati Gaya di Tengah Konser

Jangan Mati Gaya di Tengah Konser

Kapanlagi.com - Merasa mati gaya saat datang di sebuah konser cadas dan bingung mau ngapain? Sementara melihat di sekitar tengah asyik menikmati dan menggerakkan tubuh mengikuti alunan musik.

Menonton di pinggir serasa kurang, sedangkan hasrat dan tubuh menginginkan berada di tengah mosh pit atau arena dansa. Apa daya tidak mengetahui seperti apa dansanya sehingga terlihat mati gaya.

Sebelum pergi ke konser mungkin ada baiknya kalian melihat ini dulu. Mungkin terlihat seperti menyakiti sama lain, namun sebenarnya tidak. Jadi tak ada yang menyakiti ataupun disakiti karena ini murni senang-senang dan luapan ekspresi.

So are you ready?

1. Headbanging

Dimulai dari yang teringan dulu. Headbang adalah mengibaskan rambut mengikuti irama musik. Di sarankan bagi yang berambut panjang akan lebih enak.

Meski terlihat mudah, namun headbang memiliki resiko yang sangat besar. Kebanyakan headbang atau terlalu agresif bisa mengakibatkan urat leher sakit, sakit tulang punggung bahkan stroke. jadi sebelum memulai ada baiknya pemanasan terlebih dahulu dan mempelajari teknik-teknik yang ada agar tak sakit.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

2. Circle Pit

Circle pit adalah berlari secara bersama-sama membentuk lingkaran. Seperti tarian dalam sebuah acara ritual suku primitif. Jenis tarian ini masih tergolong ringan dan minim dengan body impact. namun bisa juga dikombinasikan dengan moshing dan menabrakkan diri ke orang dengan tujuan turut bersenang-senang di pit.

3. Crowd/Body Surfing

Di setiap konser pasti kita melihat seseorang yang tengah asyik merayap di atas kepala orang dengan tersenyum puas. Crowd atau body surfing dilakukan bagi mereka yang berani untuk merayap di atas tubuh penonton.

Ada semacam kegembiraan tersendiri bagi mereka yang melakukan hal ini terlebih jika bisa sampai di depan panggung. Namun lihat situasi dahulu, jangan lakukan di saat crowd sepi atau akan jatuh terjungkal.

4. Stage Dive

Tarian ini dianggap ekstrim lantaran sering menimbulkan korban. Tak sedikit yang jatuh dengan mendarat kepala menghujam lantai, namun tidak pernah ada yang jera.

Stage dive masih merupakan bagian dari crowd/body surfing. pasalnya setelah mereka menjatuhkan diri dari atas panggung ke arah penonton lantas segera mengarungi lautan manusia. Terkadang ada penonton nekat yang mencoba stage dive dari tempat tinggi. Jika kamu tak punya nyali yang cukup jangan lakukan ini.

5. Hardcore Dancing

Memasuki level berbahaya, karena anda akan melihat tarian brutal. Anda akan melihat gerakan windmill yaitu mengayunkan tangan seperti kincir angin, two steps yang mirip circle pit, slam dance, atau gerakan memukul menendang yang sengaja ditujukan kepada orang.

Tarian ini tak jarang membuat orang yang berada di pit terluka dan berdarah-darah. Namun tak ada yang dendam ataupun melakukan pembalasan karena ini hanya peluapan ekspresi. Mungkin orang awam akan menilai ini seperti berkelahi, namun sebenarnya tidak.

6. Wall of Death

Wall of Death merupaka tarian di mana kerumunan penonton di pecah menjadi dua kubu dan saling berhadapan. Ketika musik mulai maka mereka akan berlarian dan saling menerjang.

Ingat film BRAVEHEART di adegan saat mereka akan bertempur? Nah Wall of Death sama seperti itu dan terkadang dikombinasi dengan slam dance, two step, windmill dan hardcore dance lainnya.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

(kpl/faj)

Rekomendasi
Trending