Inikah Alasan Kenapa Para Pop Stars Lebih Cepat Mati Muda?

Natanael Sepaya  |  Minggu, 04 Januari 2015 19:50
Inikah Alasan Kenapa Para Pop Stars Lebih Cepat Mati Muda?
Britney Spears ©Fameflynet

Kapanlagi.com - Sudah menjadi cerita lama kalau pop stars adalah kumpulan musisi yang lebih cepat meninggal di usia muda. Sebuah studi di Australia baru saja menemukan fakta kalau para penyanyi Amerika 25 tahun lebih cepat meninggal dari usia kebanyakan musisi lainnya.

Dianna Kenny sebagai salah satu peneliti dari University of Sydney adalah orang yang meneliti fenomena ini. Kenny mengambil data dari para musisi pria di Amerika yang meninggal muda antara tahun 1950 dan Juni tahun lalu.

Kenny yang meneliti 12.665 kasus kematian para musisi itu sudah mempelajari setiap kasus dari berbagai lintas genre musik yang ada. Mulai dari musik jazz, christian pop, sampai ke musik punk.

Bahkan, yang paling mencengangkan adalah fakta di mana para musisi yang mati di usia muda rata-rata memilih untuk bunuh diri. Selama 7 dekade, para musisi pria yang mati muda berada di usia sekitar 55 sampai 60 tahun. Sedangkan pop stars wanita berada di usia sekitar 60 tahun.

Penelitian ini juga mengaitkan dengan mitos the 27 Club di mana para rock 'n' rollers meninggal di usia 27 tahun. Penelitian Kenny pun akhirnya menemukan titik terang di mana para penyanyi yang meninggal di usia muda semakin meningkat ketika mereka sudah mulai menjadi kaya dan terlena oleh harta dan popularitas.

Walau begitu, Kenny sendiri masih membutuhkan lebih banyak data untuk mendukung hasil penelitiannya agar semakin akurat. Kalau menurut kamu sendiri, apa yang jadi alasan utama para musisi pop stars mati muda? Kasih komentar kamu di sini ya.

Baca Juga Yang Ini!

Membaca Masa Depan Industri Musik Indonesia

Kamu Musisi Indie? Awas Jangan Sampai Kena Tipu

Hollywood dan Gelombang Pop Pendobrak Perubahan

Jokowi, Presiden Metal Pertama di Dunia

Sakit! Cita Citata Beri 'Tamparan Keras' Untuk Agnez Mo

(the/ntn)


Lihat Arsip Musik

- - -