Ini Harapan GAC Untuk Generasi Sekarang Lewat Album 'Y2KOUSTIC'

Natanael Sepaya  |  Jumat, 09 Desember 2016 12:22
Ini Harapan GAC Untuk Generasi Sekarang Lewat Album 'Y2KOUSTIC'
GAC © KapanLagi.com/Natanael Sepaya

Kapanlagi.com - Setelah album STRONGER yang dirilis pada tahun 2015, bulan Oktober lalu sebuah album kompilasi berjudul Y2KOUSTIC pun diretas. Sedikit berbeda, album kompilasi ini mengusung konsep yang mengangkat kembali musik-musik di era 2000an yang dinyanyikan penyanyi millenial dalam format akustik.

Selain Isyana Sarasvati, The Overtunes, Rendy Pandugo, hingga Fatin Shidqia Lubis, GAC pun ikut tercatat sebagai salah satu musisi yang berkontribusi dalam album tersebut dengan membawakan lagu Dahulu dari The Groove. Saat bermain ke kantor KapanLagi.com® di Malang beberapa waktu lalu, mereka pun mengungkapkan alasan di balik pemilihan lagu tersebut.

"Jadi sebenarnya kita dipilihin (hahahaha). Iya, jadi se-simple itu sih, kita dipilihin sama pihak label karena kan memang ini, apa ya, album yang direncanakan sama label gitu. Jadi kita bener-bener diajak berkontribusi aja dengan menyanyikan lagu yang udah dipilih sama pihak label juga," ujar Audrey pada kami.

"Terus pemikirannya juga begitu karena lagunya juga sesuai dengan yang nyanyi, ada cowok ada cewek. Jadi lebih pas, lebih fit sama kita," sahut Gamal.

Lewat 'Y2Koustic', GAC berharap penikmat musik saat ini bisa mulai menilik dan mengapresiasi lebih karya-karya musisi Indonesia © KapanLagi.com/Natanael SepayaLewat 'Y2Koustic', GAC berharap penikmat musik saat ini bisa mulai menilik dan mengapresiasi lebih karya-karya musisi Indonesia © KapanLagi.com/Natanael Sepaya

Selain berbeda generasi, sudah pasti lain pula warna musik yang dibawakan, tapi hal tersebut justru jadi salah satu alasan kenapa GAC antusias dengan project album Y2KOUSTIC. Yap, ini karena mereka berharap generasi penikmat musik sekarang mulai menilik karya-karya musik Indonesia di era 2000an dan bisa mengapresiasi setiap karya musik yang ada.

"Yang pasti karena (album Y2KOUSTIC) dibawain sama penyanyi-penyanyi yang sekarang, jadi generasi yang sekarang yang nggak pernah dengerin lagu itu kaya mulai familiar sama lagu-lagu yang seperti itu. Soalnya pada tahun-tahun itu kaya banyak banget musisi-musisi Indonesia yang ngeluarin karya-karya yang bagus banget, gitu kan, jadi kaya waktu itu masih umur berapa gitu kan masih kecil-kecil belum dengerin lagu-lagu yang kaya gitu. Jadi, mungkin dengan kita yang bawain bisa, lagunya jadi punya jangka waktu yang lebih panjang untuk dinikmati sama penikmat musik Indonesia. Yang which is, sampe sekarang masih ada banyak juga yang masih bisa dinikmatin, cuma mungkin versi kita bisa lebih nge-reach anak-anak sekarang," aku Cantika.

Gamal dan Audrey juga ikut menambahkan kalau keterlibatan GAC pun merupakan bentuk dari rasa apresiasi mereka pada para musisi senior Tanah Air. "Ya mungkin dengan versi kita juga jadi penasaran sama yang dulu lagi," ungkap Audrey.

"Iya, jadi sebenarnya kaya bentuk, bawain lagu-lagu senior kita ini kan kaya bentuk apresiasi kita dengan musik. Jadi biar anak-anak muda juga bisa ngeliat apresiasi musik sih," timpal Gamal seraya mengakhiri.

Sudah Tahu Yang Ini?

Komentar Gamaliel GAC Tentang Sosok Young Lex, Seperti Apa?

Saat Tak Sibuk Manggung, Apa Sih Aktivitas Para Personel GAC?

Diteror Stalker, Ini Cerita Unik GAC Soal Seorang Fans Beratnya

Bukan Musisi, Ernest Prakasa Berikan Konsep Lagu Senyum & Harapan

Kolaborasi Unik The Overtunes - GAC, Rekaman Lagu Secara Terpisah

(kpl/ntn)


Lihat Arsip Musik

- - -