Industri Musik Itu Menguntungkan Atau Merugikan Sih Menurutmu?

Girindra Permana Cahya  |  Senin, 18 Mei 2015 17:22
Industri Musik Itu Menguntungkan Atau Merugikan Sih Menurutmu?
Foto ilustrasi by musiciansupply,com
Kapanlagi.com - Apapun yang bernama industri memang bertujuan untuk memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya dengan biaya produksi yang sekecil-kecilnya.  Itulah yang diaplikasikan juga pada dunia musik. Memang tidak semua pelaku industri musik melakukan hal itu, tetapi juga banyak yang terlibat dalam praktek itu.

Jika menjadi artis, bisa saja kita mendapatkan bayaran yang sangat besar dari label. Label biasanya mengontrak artis untuk menggarap beberapa album. Yang ditawarkan label pada musisi adalah kerjasama. Musisi membuat lagu yang nanti akan dikemas menjadi album atau hanya single saja, kemudian label mempromosikan karya musisi tersebut.

Sayangnya praktek ini tidak sepenuhnya berjalan lancar, terkadang ada artis maupun produser yang melanggar kontrak kerja. Memang dalam kontraknya si artis di target, misal, tahun ini harus rilis album, tahun depan harus rilis album.

Masalah yang dihadapi musisi sendiri adalah pembuatan karya-karya mereka tentunya tidak bisa dipaksakan. Jika ada tekanan dari pihak-pihak lain tentunya musik ini jadi tidak sempurna.

Marcell Siahaan, sosok yang pernah menjalani musisi indie maupun musisi majorMarcell Siahaan, sosok yang pernah menjalani musisi indie maupun musisi major

Belum lagi jika pihak-pihak lain campur tangan dalam pembuatan lagu seorang artis dengan cara memaksa. Yaitu menetapkan patokan-patokan yang harus dimiliki musisi dalam karyanya nanti untuk memenuhi permintaan pasar.

Wajar saja jika pihak yang berkaitan dengan industri itu berpatokan pada pasar. Karena mereka hidup dari pasar, memperoleh uang dari penjualan yang dia lakukan.

Ada juga pihak-pihak yang mengangkat seseorang menjadi artis mereka bukan karena kemampuannya dalam bermusik. Mereka mengangkat orang-orang itu karena kontroversi yang mereka buat dan juga mungkin wajah mereka yang menjual.

Sejauh ini yang penting adalah kualitas dari artis tersebut. Jika artis itu memang bagus semua itu sah-sah saja. Yang agak tidak enak adalah ketika kita melihat seorang artis yang diangkat karena hanya dilihat dari penampilan fisik maupun kontroversinya.

Dalam perjalanannya, ada musisi yang merasa nyaman di bawah major label. Biasanya kita menyebutnya artis major. Label memang lebih terencana. Mereka sudah punya sistem yang siap jalan.

Juga ada musisi yang suka di jalan yang mereka buat sendiri tanpa asuhan label manapun. Kita kenal mereka dengan artis indie. Mereka akan berkarya sesuai dengan kata hati mereka dan me-manage jadwalnya sesuai dengan hatinya.

Bagaimana sendiri menurutmu? Apakah industri musik ini menguntungkan? Ataukah justru menurutmu ini merugikan?

Ini nih artikel ngobrol musik lainnya

Benarkah Ada Koneksi Antara Blues dan Islam?

Coba Nyanyi Lagi, Dewi Sandra Tak Percaya Diri

7 Fakta Konser One Direction di Jakarta Ini Luput Dari Mata

Inilah Karier Yang Bisa Dipilih Zayn Malik Usai Keluar Dari 1D

Benarkah One Direction Terkena Kutukan Para Boyband?

(kpl/otx)


Lihat Arsip Musik

- - -