Idris Sardi Temukan Tuhan Dalam Musik

Kapanlagi.com - Maestro biola Indonesia, Idris Sardi, mengaku menemukan keberadaan Tuhan dalam bermusik. "Saya menemukan Tuhan di dalam bermusik," katanya saat diwawancarai di sela acara jumpa pers peluncuran album terbaru kelompok Padi di Jakarta, Senin (9/5).

Idris Sardi hadir di acara yang digelar di kawasan Kafe Tenda Semanggi tersebut sehubungan dirinya adalah salah seorang dari beberapa musisi senior termasuk Bubby Chen dan Abadi Soesman, yang membantu penggarapan album Padi.

Tampil dengan kaos oblong warna putih dan bersarung, sang maestro menyatakan dirinya gembira mendapati musik klasik saat ini sudah mulai diterima masyarakat.

"Dulu enggak laku," ujar sang maestro yang mengaku mulai berlatih biola ketika berusia tujuh tahun.

Di album terbaru Padi, Idris Sardi menggarap musik orkestra lagu Kasih Tak Sampai, setidaknya seperti diakui gitaris Piyu saat mengatakan, "Musik orkestranya semua digarap Mas Idris Sardi."

Meskipun demikian, Idris Sardi mengatakan bahwa "pesan rasa" seorang musisi seperti dia akan terbatas bila berurusan dengan album rekaman.

"Pesan rasa saya tidak tersalur secara benar di dalam kaset," katanya.

Bagaimana dengan pernyataan Piyu ? "Oh, jangan lupa, saya ini diminta untuk main lagu yang sudah ada," katanya.

Idris Sardi juga menyatakan bahwa hanya pertolongan Tuhan yang membuat ia masih bisa memainkan musiknya sampai sekarang.

"Saya masih aktif bikin rekaman musik yang bersifat Ketuhanan. Itu sudah saya lakukan sejak 1976," ujarnya.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(*/dar)

Rekomendasi
Trending