for Revenge Kaget Pendengar Spotify Tembus 11 Juta
Credit: Istimewa
Kapanlagi.com - Band emo Indonesia, for Revenge, tengah menikmati capaian besar dalam perjalanan karier bermusik mereka. Grup yang digawangi Boniex, Arief Ismail, Archims dan Izha ini kini mencatatkan lebih dari 11 juta pendengar per bulan di Spotify. Angka tersebut menjadikan for Revenge sebagai band emo Indonesia dengan jumlah pendengar bulanan tertinggi di platform streaming musik tersebut.
Pencapaian ini terasa istimewa karena diraih secara organik lewat karya-karya yang dekat dengan pengalaman emosional pendengarnya. for Revenge dikenal lewat lagu-lagu bernuansa patah hati dan refleksi diri, salah satunya "Serana" yang sempat viral dan menjadi pintu masuk banyak pendengar baru. Tak heran jika lonjakan pendengar ini pun memunculkan reaksi spontan dari para personel.
"Jujur, kaget sih. Sampe belasan juta. Bukan sesuatu yang kami bayangkan juga sih. Dulu ratusan ribu Monthly aja kaya 'buset banyak banget'," kata Boniex saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat belum lama ini.
Advertisement
Rasa terkejut juga dirasakan Izha yang sejak awal melihat perjalanan for Revenge tumbuh perlahan. Dari band dengan basis pendengar terbatas, mereka kini berada di titik yang sebelumnya hanya jadi angan-angan. Capaian ini sekaligus menjadi penanda bahwa musik emo Indonesia masih memiliki ruang besar di industri arus utama.
"Pertama tembus sejuta aja udah happy banget sih. Ada kagetnya ada senangnya," ucap Izha.
Baca juga berita lainnya di Liputan6.com
1. Tekanan Konsistensi Karya
Di balik angka fantastis tersebut, muncul pula pertanyaan soal tekanan yang mungkin dirasakan band asal Bandung ini. Popularitas kerap datang beriringan dengan ekspektasi publik, terutama soal konsistensi karya. for Revenge pun tak menampik bahwa mereka sempat berada di fase tersebut, terutama ketika satu lagu begitu menonjol.
"Dulu aja sih. Awal-awal Serana naik trus turun, jadi harus mikir gimana ya bikin lagu kaya gini," tutur Arief.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Jadi Suntikan Semangat
Beban lain yang dirasakan adalah kecenderungan untuk terus memantau angka pendengar. Hal ini sempat membuat proses berkarya terasa melelahkan karena fokus bergeser dari musik ke statistik. Seiring waktu, for Revenge mencoba mengambil jarak agar tetap waras dan jujur dalam berkarya.
"Lumayan beban sih. Tapi akhirnya jadi capek sendiri sih, hidup kita terpatok sama angka. Akhirnya sekarang gak pernah dilihat banget, sukur-sukur pas liat lagi jadi 12," jelas Boniex.
Meski demikian, capaian 11 juta pendengar per bulan justru menjadi suntikan semangat baru bagi for Revenge. Mereka memastikan bahwa apresiasi sebesar ini akan dijadikan energi positif untuk terus berkarya tanpa kehilangan identitas. for Revenge menegaskan komitmennya untuk tetap produktif dan menghadirkan lagu-lagu yang relevan dengan pendengar setianya.
Berita Lainnya
- Konser di Malaysia, For Revenge Bawakan Lagu di Album 'Perayaan Patah Hati Babak 2' Secara Langsung
- Penyanyi Muda Maira Muthma Dipuji Alaina Castillo Usai 'Cover Just a Boy'
- Lagu 'Taguling Guling' Silet Open Up Langsung Tembus Trending #2 YouTube
- Memasuki Fase Baru, Aruma Menata Ulang Hidupnya
- Kuburan Band Klarifikasi Lagu 'Tak Diberi Tulang Lagi' yang Kritisi Slank
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/pur/ums)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
