Fajar Satritama hingga Andyan Gorust Jadi Juri, Gheva Satria Juarai PDP Groove Attack 2026

Fajar Satritama hingga Andyan Gorust Jadi Juri, Gheva Satria Juarai PDP Groove Attack 2026
© KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Gheva Satria Aji Pratama asal Semarang berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi drum nasional PDP Groove Attack 2026. Gheva menjadi yang terbaik setelah melewati persaingan dengan 64 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kompetisi tersebut berlangsung melalui beberapa tahapan, mulai dari babak penyisihan hingga final offline. Penampilan para finalis kemudian dinilai oleh tiga juri profesional dari berbagai genre musik.

Ketiga juri tersebut yakni Fajar Satritama dari God Bless, Andyan Gorust dari Hellcrust, serta Yose Kristian dari Marjinal. Selain menghadirkan musisi berpengalaman sebagai juri, kompetisi ini juga mendapat dukungan dari sejumlah drummer internasional.

"Sebenarnya kalau untuk kami dan tim kami, kami sudah melakukan kompetisi online alat musik ini dari tahun 2014, tapi dengan nama yang berbeda. Tapi untuk PDP, ini adalah yang pertama kali," ujar Patricia Dharmawan, Senior General Manager Product-Sales and Marketing PT Sonido Musica Indonesia, Sabtu (26/09/2026).

1. Upaya Peningkatan Minat Generasi Muda Terhadap Drum

PDP Groove Attack digelar PT Sonido Musica Indonesia bersama brand PDP Drums. Ajang tersebut menjadi salah satu upaya penyelenggara untuk kembali meningkatkan minat generasi muda terhadap alat musik drum sekaligus memperkuat komunitas musik di Indonesia.

"Ya. Jadi, PDP Groove Attack ini kami laksanakan karena selain kami menjual alat musik, sebenarnya kami juga merasa ada tanggung jawab untuk membangun komunitas bermusiknya, ya. Karena itu saling terkait."

Patricia menyebut kompetisi tersebut juga dirancang agar para drummer berbakat dari Indonesia memiliki kesempatan untuk dikenal lebih luas. Hal itu terlihat dari keterlibatan sejumlah nama besar dalam industri drum dunia yang memberikan dukungan terhadap acara tersebut.

"Tujuan lain kami adalah, ya, kami ingin supaya emm drummer-drummer berbakat di Indonesia ini, ya, bisa kami perkenalkan ke ekosistem musik internasional. Makanya kalau diperhatikan, di PDP Groove Attack kami ini ada dukungan dari artis internasional seperti Thomas Lang, Virgil Donati, Matt Garstka, dan founder dari DW yaitu Don Lombardi. Maka kami cukup percaya diri mengklaim bahwa kompetisi drum kami ini termasuk salah satu yang lumayan prestisius di Indonesia," katanya.

2. Hadiah Jutaan Rupiah

Selain gelar juara, peserta juga memperebutkan hadiah dengan total nilai hampir Rp62 juta berdasarkan harga ritel resmi. Gheva sebagai juara pertama mendapatkan satu set drum PDP Concept Maple lengkap dengan hardware dan double pedal serta kontrak endorsement selama dua tahun.

"Hadiah total yang kami persembahkan hari ini adalah total hampir senilai 62 juta total. Di mana hadiah juara satunya itu sekitar 38,53 juta list, ya. Tapi yang lebih prestise adalah juara satu akan dikontrak, di-endorse. Ya. Dan tentu saja ini akan kami laporkan ke DW dan PDP internasional tentang siapa yang hari ini cukup beruntung untuk menjadi endorser mewakili brand," ucapnya.

Sementara itu, posisi juara kedua diraih Justin Dennis Susanto asal Yogyakarta dengan hadiah snare drum PDP Concept Maple. Juara ketiga ditempati Melkior Bhre Kenisah dari Semarang yang mendapatkan PDP Concept Series Double Pedal.

Untuk kategori juara harapan, Hansel Ezekiel Susanto asal Semarang menempati posisi harapan satu. Sementara Axl Antares dari Kalimantan Barat berhasil meraih juara harapan dua.

(kpl/far/ums)

Rekomendasi

Trending