Erwin Gutawa: Musik Sebagai Alat Pemersatu
Kapanlagi.com - Sebagai sosok di balik suksesnya konser "The Spirit of Ramadhan", Erwin Gutawa dan rekannya, Jay Subiakto patut diacungi jempol. Dengan kerja keras dan kepiawaian mereka, konser ini berlangsung dengan baik. Bukan hanya itu, dengan berlangsungnya konser ini Erwin berharap dapat menunjukkan betapa musik punya peran sebagai pemersatu.
Sukses konser ini bukan tanpa perencanaan. Dengan rancangan yang matang dari Erwin dan Jay, semua berjalan dengan lebih baik. "Kebetulan saya dan Jay Subiakto yang memutuskan susunan siapa-siapa yang akan tampil. Dan pertimbangan kami berdasarkan tema-tema tertentu dan melihat lagu-lagu mereka. Itulah hasil pertimbangan kami dan seperti apa yang temen-temen lihat tadi di panggung," terangnya.
Dengan menyatukan kolaborasi-kolaborasi antar musisi ini, Erwin hanya mengharapkan dapat menunjukkan betapa berartinya musik sebagai alat pemersatu. "Nggak ada pertimbangan yang gimana-gimana. Kita hanya ingin menunjukkan dengan adanya kolaborasi. Mereka di atas panggung, kita bisa melihat bagaimana mudahnya musik disatukan. Dan musik bisa menjadi alat pemersatu," tambahnya.
Konser ini diramaikan oleh beberapa musisi seperti Opick, Sulis, Gigi, Ungu, Raihan, Taufik Ismail - membaca puisi, Gita Gutawa. Beberapa tarian yang berbau agamis juga disuguhkan di acara ini. Digelar juga aksi panggung gabungan alat musik pukul bedug, gendang Sunda, dan beberapa alat musik lain.
Advertisement
Konser yang dimulai pada pukul 20.30 WIB ini diiringi full orchestra, dan baru berakhir pada pukul 21.30 WIB. Jay Subiakto mendapat peran sebagai art director, sedang beberapa musisi yang kolaborasi seperti Ungu dan Bimbo, Gigi dan Raihan. Konser musik ini digelar berkat sokongan Venusa Production dan Tri Abadi Mandiri.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/hen/erl)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
