Dobrak Dominasi, Rapper Kulit Putih Makin Tunjukkan Taring Mereka

Risang Sudrajad  |  Selasa, 20 Desember 2016 06:15
Dobrak Dominasi, Rapper Kulit Putih Makin Tunjukkan Taring Mereka
Machine Gun Kelly © Facebook.com

Kapanlagi.com - Perlahan tapi pasti, kultur hip hop mulai menyebar ke berbagai daerah sejak pertama kali dilahirkan oleh komunitas kulit hitam di Amerika atau tepatnya kawasan Bronx. Secara garis besar, kultur hip hop ini menaungi berbagai macam 'anak' mulai dari graffiti, breakdance hingga musik rap.

Melihat sejarah yang mana kultur hip hop digagas oleh komunitas kulit hitam, wajar kalau musik rap awalnya didominasi oleh rapper kulit hitam. Banyak rapper kulit hitam yang hingga saat ini disebut sebagai legendanya musik hip hop seperti Ice Cube, Dr. Dre sampai Eazy E melalui grup N.W.A.

Seiring berjalannya waktu, muncullah nama-nama baru yang juga punya skill. Sebut saja beberapa dari mereka adalah Snoop Dogg, Tupac, Biggie dan yang lainnya. Wajar saja bila banyak orang lalu berpikir kalau musik hip hop dan rap adalah musiknya orang kulit hitam.

Namun cerita seakan berubah tatkala Beastie Boys yang notabene dulunya berasal dari komunitas hardcore punk mulai masuk ke musik hip hop dan rap. Berbagai kritikan keras pun datang, apalagi Beastie Boys bukanlah berasa dari orang kulit hitam.

Kultur hip hop dan rap berawal dari komunitas kulit hitam © Splashnews.comKultur hip hop dan rap berawal dari komunitas kulit hitam © Splashnews.com


Seperti yang kita tahu, rasisme antara kulit putih dan hitam saat itu masih sangat terasa. Beastie Boys pun dicap sebagai pembajak musik hip hop dan rap. Namun secara tidak langsung, Beastie Boys pula lah yang akhirnya menularkan musik hip hop kepada orang-orang kulit putih.

Kisah lalu beralih ke sosok Eminem. Rasanya tak berlebihan menyebut Eminem adalah rapper kulit putih yang saat ini paling sukses di dunia musik hip hop dan rap. Banyak hits Eminem yang masuk ke jajaran tangga lagu top dunia. Belum lagi kolaborasinya bersama para musisi terkenal seperti Rihanna hingga Sia Furler.

Berbagai penghargaan pun sudah pernah dirasakan Eminem. Pria yang memiliki nama asli Marshall Bruce Mathers III merupakan rapper dengan penjualan album terbanyak pada tahun 2000. Ia juga masuk ke jajaran The 100 Greatest Artists of All Time versi Rolling Stone serta dinobatkan sebagai raja hip hop.

Eminem, salah satu rapper kulit putih paling sukses saat ini © Splashnews.comEminem, salah satu rapper kulit putih paling sukses saat ini © Splashnews.com

Kesuksesan ini sedikit banyak tentu menjadi pemacu rapper kulit putih lain untuk menjadi The Next Eminem. Tak heran bila kini makin banyak rapper kulit putih yang membuat rekor luar biasa di kancah musik dunia. Salah satu sosok yang menarik perhatian tentu saja Richard Colson Baker atau yang biasa dikenal dengan nama Machine Gun Kelly (MGK).

Memulai karir dengan merilis mixtape di tahun 2006, karir MGK langsung meroket saat ia menandatangani kontrak bersama Bad Boy dan Interscope Records. MGK pun merilis debut albumnya yang berjudul LACE UP di tahun 2012. Album ini terjual hingga 178 ribu kopi dan membuatnya nangkring di posisi 4 dari charts US Billboard 200.

Berbagai catatan emas pun ditorehkan MGK. Terbaru, lagu kolaborasinya bersama Camila Cabello yang berjudul Bad Things sukses masuk ke jajaran Billboard Hot 100. Video musiknya pun sudah ditonton hingga lebih dari 16 juta kali sejak pertama dirilis pada awal bulan Desember kemarin.

Machine Gun Kelly raup kesuksesan berkat kolaborasinya bareng Camila Cabello © Youtube.comMachine Gun Kelly raup kesuksesan berkat kolaborasinya bareng Camila Cabello © Youtube.com

Di sisi lain, nama Yelawolf juga nggak boleh dikesampingkan sebagai salah satu rapper kulit putih paling sukses saat ini. Rapper asal Alabama yang merilis album pertamanya tahun 2005 ini bisa dibilang merupakan salah satu pendobrak di dunia musik hip hop dan rap. Album RADIOACTIVE yang dirilisnya di tahun 2011 lalu pun terwujud setelah ia berhasil menandatangani kontrak bersama label milik Eminem, Shady Records.

Satu hal yang menarik dari sosok Yelawolf tentu saja kolaborasinya bersama Travis Barker lewat album PSYCHO WHITE. Album ini terjual sebanyak 11 ribu kopi dalam satu minggu saja. Dan masih banyak lagi tentunya nama-nama lain yang saat ini mulai mengibarkan benderanya seperti Macklemore hingga Mac Miller.

Kini, jangan terlalu terkejut kalau para rapper kulit putih semakin menunjukkan taring mereka di kancah musik internasional. Kemunculan mereka seakan menjadi bukti nyata kalau musik tak bisa dikotak-kotakkan hanya untuk satu golongan saja. Musik bisa dinikmati oleh semua orang. Satu hal yang pasti, meroketnya rapper kulit putih ini juga menghapus anggapan bahwa musik hip hop dan rap hanya milik kaum kulit hitam saja.