Deadsquad Terlantar di Dublin Usai Ditipu Promotor, Dapat Bantuan dari Diaspora Indonesia
DeadSquad alami masalah ketika tur di Eropa (instagram.com/deadsquad.official)
Kapanlagi.com - Deadsquad bersama Jasad dan Death Vomit menghadapi situasi genting di awal rangkaian Cataclysmic Summer Tour 2026. Ketiganya sempat terlantar di Dublin, Irlandia, diduga imbas ulah promotor Diablo Productions yang tidak memenuhi komitmen tur. Kabar ini langsung menyita perhatian komunitas musik ekstrem, baik di Indonesia maupun mancanegara.
Dalam rombongan tersebut terdapat 16 orang personel dan kru. Mereka sempat tanpa kepastian akomodasi dan transportasi setelah tampil di pembuka tur. Di tengah situasi yang tidak menentu, dukungan dari diaspora Indonesia di Irlandia ikut mengalir, sementara band menyiapkan langkah lanjutan agar agenda tur tidak bubar di tengah jalan.
Pada dini hari, Senin, 17 Agustus 2026, Deadsquad merilis pernyataan resmi di Instagram. Intinya, promotor diduga abai terhadap kesiapan venue, transportasi, akomodasi, dan komunikasi, yang akhirnya berujung pada pembatalan jadwal di dua kota berikutnya.
Advertisement
1. Dibuka di Lost Lane, Lalu Mandek
Cataclysmic Summer Tour 2026 dijadwalkan berjalan dari Agustus hingga awal September 2026. Rangkaian ini resmi dimulai di Dublin, Irlandia, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dengan penampilan di venue Lost Lane yang berlangsung lancar.
Masalah muncul selepas penampilan perdana tersebut. Promotor yang bertanggung jawab, Diablo Productions, dilaporkan gagal menyediakan akomodasi dan transportasi yang dibutuhkan rombongan untuk melanjutkan perjalanan ke kota berikutnya. Kondisi ini membuat rencana logistik tur langsung tersendat.
Dampaknya, dua agenda setelah Dublin terpaksa dibatalkan, yakni konser di Cork, Irlandia, pada 16 Agustus, dan London, Inggris, pada 17 Agustus. Untuk rencana London, venue The Underworld Camden melalui akun Instagram resminya menyatakan belum pernah menerima pemesanan resmi dari promotor terkait.
Pihak venue juga menyebut promotor sulit dihubungi. Halaman Facebook promotor disebut telah dihapus, sementara fitur tag dan pesan di akun Instagram miliknya dinonaktifkan. Tanpa kepastian dari pihak penyelenggara, status konser tidak jelas hingga akhirnya benar-benar batal.
(Menyusuri jejak Indonesia di Balik Produksi Drama Korea.)
2. Pernyataan Deadsquad Tentang Promotor
Deadsquad menyampaikan klarifikasi resmi pada dini hari, Senin, 17 Agustus 2026. Mereka menduga Diablo Productions tidak memenuhi komitmen yang telah disepakati, mulai dari kesiapan venue, transportasi, akomodasi, hingga komunikasi selama tur berlangsung.
Dalam pernyataan yang sama, ketiga band menjelaskan sudah berupaya menyelesaikan persoalan secara internal. Mereka tetap kooperatif sepanjang proses, namun langkah-langkah tersebut tidak membuahkan hasil berarti di lapangan.
Publikasi klarifikasi ini ditujukan sebagai bentuk transparansi kepada penggemar dan rekan-rekan di industri. Selain itu, mereka menggarisbawahi pentingnya kewaspadaan seluruh pelaku skena musik ekstrem terhadap potensi masalah serupa.
3. Diaspora Turun Tangan dan Donasi
Akibat kekacauan logistik, rombongan yang berjumlah 16 orang sempat benar-benar terlantar di Dublin. Tanpa kepastian akomodasi dan arahan perjalanan, mereka juga harus menghadapi cuaca dingin di negeri orang.
Bantuan datang dari diaspora Indonesia yang tinggal di Irlandia. Lewat inisiatif penggalangan dana di platform GoFundMe, dukungan finansial terkumpul hingga Rp114 juta untuk membantu kebutuhan mendesak rombongan.
Pihak band menegaskan tidak membuka penggalangan dana serupa di Indonesia. Mereka mengarahkan dukungan dari penggemar Tanah Air agar disalurkan melalui pembelian merchandise kolaborasi Deadsquad, Jasad, dan Death Vomit.
4. Tur Lanjut dengan DF Bookings
Meski sempat tersendat, Deadsquad, Jasad, dan Death Vomit memastikan rangkaian tur Eropa tidak berhenti di tengah jalan. Mulai 20 Agustus 2026, mereka melanjutkan perjalanan dari Eindhoven, Belanda, bekerja sama dengan promotor baru, DF Bookings, yang disebut berpengalaman panjang di skena musik ekstrem dan memiliki hubungan baik dengan para personel band.
Sisa jadwal Cataclysmic Summer Tour 2026 akan membawa tiga band ini ke sejumlah kota, antara lain Andernach, Hengelo, Charleroi, Troisdorf, Alkmaar, Rotterdam, Kassel, Wina, Augsburg, hingga Hüttikon. Peralihan promotor ini diharapkan memulihkan kelancaran rute yang sempat terganggu.
Rangkaian tur dijadwalkan berakhir pada 5 September 2026. Dengan agenda yang kembali tersusun, ketiga band menatap lanjutan tur sembari tetap memberi pembaruan informasi kepada penggemar.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/gtr)
Advertisement
