Cari Drummer Berbakat Lewat Youtube, Ikmal Tobing: Kami Jadi Atta Halilintar Dadakan

Jum'at, 01 Maret 2019 08:06  | 

Ikmal Tobing



Ikmal Tobing credit: Mathias Purwanto

Kapanlagi.com - Di balik kesibukannya sebagai musisi di atas panggung, Ikmal Tobing belum lama ini menjadi salah satu dari tiga juri sebuah kompetisi drum, Tama Groove Session pada 1 November hingga 31 Desember 2018 lalu dan 31 Januari 2019. Kompetisi yang digagas oleh Mahkota Musik Indonesia (MMI) ini digelar secara online dan diikuti kurang lebih 185 peserta.

Dalam hal ini 185 peserta harus mengupload video permainan solo drum mereka ke akun Youtube. Telah terpilih tiga pemenang dari 185 peserta, yakni Winaldy Senna Praditya (juara 1), Bohemian Renaissance Purnama (juara 2) dan Akram Rosyid (juara 3).

Karena peserta harus mengupload video mereka di Youtube, sebagai juri Ikmal pun harus rajin-rajin untuk menengok kiriman peserta. Lucunya, karena harus sering mengakses Youtube selama kurang lebih tiga bulan untuk mencari pemenang, Ikmal justru merasa seperti Youtuber ternama Indonesia.

"Memang animo drummer Indonesia udah banyak banget, kami (juri) jadi Atta Halilintar dadakan ya, buka Youtube mulu untuk nilai peserta,” kata Ikmal Tobing saat ditemui di Chic's Musik, Rawamangun, Jakarta Timur, belum lama ini.

1. Kehormatan Besar

Menjadi seorang juri dalam sebuah kompetisi drum ternama di Indonesia ini juga memberikan rasa lain buat Ikmal. Putra dari drummer legenda Indonesia, Jelly Tobing itu pun merasa terhormat menjadi bagian dari kompetisi drum ini.

"Suatu kehormatan besar buat saya pribadi dipercaya jadi salah satu juri di Tama Groove Session 2018 ini," lanjutnya.

Dengan adanya Tama Groove Session ini, Ikmal juga menyelipkan harapan yang besar untuk kemajuan drummer muda di Indonesia."Hadirnya Tama Groove Session ini sangat berguna, menginstankan drumer baru. Di sini kan ada anak-anak juga yang ikutan kompetisi, dan itu jadi nilai plus juga kita mencari bakat-bakat drummer yang bertalenta," harap Ikmal Tobing.

2. Hadiah Bergengsi

juara pertama Tama Groove Session 2018 yakni Winaldy Senna Praditya, berhasil mendapatkan hadiah New Tama Starclassic Walnut/Birch, inovasi terbaru dari Tama dengan harga Rp 40 juta. Tak hanya itu, Winaldy juga berkesempatan mengunjungi Guangzhou, China pada pertengahan Februari lalu untuk tampil di Panggung Pameran International Music Guangzhou 2018 serta secara langsung datang melihat proses pembuatan drum Tama di pabrik Guangzhou Hoshino.

Sementara itu Bohemian Renaissance Purnama sebagai juara kedua mendapatkan Rama Snare Drum S.L.P G-Walnut. Sedangkan juara ketiga yakni Akram Rosyid mendapatkan Tama Pedal Drum Speed Cobra.

"Kami PT Mahkota Musik Indonesia, ini tahun kedua menyelenggarakan acara Tama Groove Session Drum Competition. Istimewanya, di tahun ini pesertanya ada di usia 10 sampai 15 tahun. Sebagai info, di China yang juara baru 12 tahun juga," ungkap Patricia Dharmawan selaku dari Mahkota Musik Indonesia (MMI).

Yang Ini Nggak Kalah Hot!!!

Pajang Foto Selfie, Bella Shofie Tampil Mewah Pakai Anting & Cincin Berlian

Lihat Fans Menangis di Konser, Jennie BLACKPINK Lakukan Hal Manis Ini

Disuapi Sang Istri, Raul Lemos Beri Pujian Romantis Untuk Krisdayanti

Dikabarkan Putus, Billy Syahputra: Cukup Aku Hilda dan Tuhan yang Tahu

(kpl/pur/tdr)