BUS Sapa Penggemar Indonesia Lewat Fancon Perdana 'The First Light in Jakarta'
Because of You I Shine (BUS) - Credit: Istimewa
Kapanlagi.com - Saat lampu panggung meredup, sorak-sorai fans langsung menggema memenuhi venue konser di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (21/5). Tepat pukul 18.00 WIB, 12 member Because of You I Shine (BUS) berjalan keluar satu per satu.
Malam itu jadi malam pertama bagi boyband asal Thailand ini menyapa penggemar Indonesia secara langsung lewat Fancon perdana 'The First Light in Jakarta'.
Bagi BUS, ini bukan sekadar pertunjukkan. Ini pertemuan yang sudah lama ditunggu. Bagi BEUS, sebutan untuk penggemar Indonesia, ini adalah jawaban dari penantian panjang sejak grup ini debut lewat single Because of You, I Shine.
Advertisement
BUS sendiri bukan nama baru di Thailand. Di bawah naungan SONRAY Music, grup beranggotakan 12 orang ini terus naik lewat karya yang konsisten.
Lagu 'So Blue'yang rilis awal 2026 sudah menyentuh 4,6 juta streams. Lalu Mei 2026, mereka kembali dengan single Happy yang langsung jadi highlight di Fancon Jakarta.
Perjalanan ini yang membuat Inside Indo bersama ND Entertainment Thailand berani membawa BUS ke Indonesia untuk tur Asia pertama mereka, dan sambutan yang BUS terima jauh melebihi ekspektasi.
1. Tak Berjarak
Yang membuat konser ini beda dari konser biasa adalah hampir tidak ada jarak antara fans dengan BUS. Setiap member dapat menyapa dengan kalimat personal yang langsung disambut teriakan histeris.
Di tengah show, salah satu member berhenti sejenak dan berkata pelan, "Kami senang punya teman-teman di Indonesia yang support kami."
Kalimat itu jadi pengingat kenapa tur ini disebut The First Light. Ini cahaya pertama dari hubungan BUS dan BEUS Indonesia.
2. Puncak Momen Emosional
Puncak emosional malam itu terjadi saat BUS membawakan single terbaru Happy. Lagu yang baru rilis Mei 2026 ini punya lirik dan aransemen yang lebih dalam dari karya sebelumnya.
"Sebenarnya kita baru keluarin lagi baru sekarang. Lagu ini sangat dalam, aku mau kasih tau teman-teman bahwa lagu ini punya semangat yang kuat," ucap Alan, salah satu member BUS sebelum memulai.
Penonton tidak hanya mendengar. Mereka hafal liriknya. Saat musik berhenti sejenak, suara fans yang akrab disapa BEUS yang meneruskan lirik membuat panggung terasa kosong tanpa suara mereka. "Kalian gokil, hafal lagu kami," celetuk Marc, member BUS lainnya sambil tertawa.
3. Jadi Jembatan Penting
Malam itu, BUS pun dengan lancar membawakan lagu-lagu mereka seperti So Blue, Transformer BB, Liar, Boss In The Building, dan Watch Your Step. Lalu ada lagu dengan bahasa Indonesia, Alamak milik Rizky Febian & Adrian Khalif yang dinyanyikan dengan fasih sehingga BEUS pun hanyut dalam alunan.
Untuk industri K-Pop dan T-Pop di Indonesia, Fancon seperti ini jadi jembatan penting. Walau bukan konser super megah tapi ruang interaksi yang dekat dan intim, di sinilah fanbase dibangun, loyalitas diuji, dan memori dibuat.
Malam itu, Jakarta menjadi saksi untuk 12 anak muda dari Thailand yang datang bukan hanya untuk menyanyi, namun membuat memori yang indah bersama dengan 'rumah'-nya. Dan BEUS melengkapinya dengan suara, cahaya lightstick, dan antusiasme yang tidak padam sampai lampu panggung mati.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/pur/ums)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8
