CLOSE

Sheila On 7 Tutup BSI International Expo 2026, Transaksi Capai Rp5,38 Triliun

Sheila On 7 Tutup BSI International Expo 2026, Transaksi Capai Rp5,38 Triliun
Sheila on 7 di panggung BSI International Expo 2026 (Dok. Pribadi)

Kapanlagi.com - Sheila On 7 dan Nidji menghadirkan penutup energik di BSI International Expo 2026, Minggu (25/10/2026) di Jakarta International Convention Center (JICC). Dua band populer ini tampil dalam rangkaian Special Show yang memadukan hiburan musik dengan pameran produk, layanan keuangan syariah, dan gaya hidup halal.

Nidji dijadwalkan tampil pukul 18.30–19.30 WIB, disusul Sheila On 7 sebagai headliner pada 20.00–21.00 WIB. Di sisi bisnis, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk bersama Danantara Indonesia mencatat transaksi Rp5,38 triliun dan menarik 65.800 pengunjung selama tiga hari, naik dari Rp2,6 triliun pada tahun sebelumnya.

1. Nidji Mengawali, Sheila On 7 Menjadi Penutup Malam

Nidji di panggung BSI International Expo 2026 (Dok. Pribadi)

Minggu malam menjadi momen spesial bagi pengunjung BSI International Expo 2026. Dua band lintas generasi, Nidji dan Sheila On 7, berbagi panggung di Hall B JICC, Jakarta.

Nidji membuka rangkaian hiburan pukul 18.30–19.30 WIB. Band ini dikenal lewat deretan lagu seperti Hapus Aku, Laskar Pelangi, dan Sang Mantan, menghangatkan suasana sebelum penampil utama naik panggung.

Setelah jeda sekitar 30 menit, giliran Sheila On 7 tampil pukul 20.00–21.00 WIB. Grup asal Yogyakarta tersebut membawakan katalog hits seperti Dan, Sephia, dan Melompat Lebih Tinggi, sekaligus menutup Special Show malam penutupan.

Kehadiran keduanya membuat expo tak hanya menghadirkan pengalaman berbelanja dan menjelajahi produk lokal, tetapi juga suguhan musik yang menjadi magnet bagi pengunjung.

Rangkaian hiburan tiga hari ini sebelumnya turut menampilkan Bernadya pada Jumat (23/10/2026) dan Wali pada Sabtu (24/10/2026).

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Hiburan Musik Jadi Magnet, Catatan Transaksi Rp5,38 Triliun

Di balik antusiasme penampilan Sheila On 7 dan Nidji, BSI International Expo 2026 membukukan hasil positif dari sisi bisnis. Selama tiga hari penyelenggaraan, total transaksi mencapai Rp5,38 triliun dengan 65.800 pengunjung.

Nilai transaksi tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding Rp2,6 triliun pada tahun sebelumnya. Angka ini mencerminkan tingginya aktivitas bisnis sepanjang pameran, meski capaian keseluruhan tidak serta-merta diartikan sebagai dampak konser musik semata.

Mengusung tema 'Buy Local, Go Global', expo tahunan ini menghadirkan 426 tenant dari berbagai subsektor industri halal dan UMKM. Pengunjung bisa menemukan beragam kebutuhan rumah tangga, fesyen, makanan dan minuman, hingga layanan keuangan syariah.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan pentingnya ekosistem yang menyeluruh bagi pelaku usaha, termasuk akses pasar dan teknologi.

"Bagi BSI, penguatan UMKM bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga membuka akses terhadap pasar, teknologi, dan jejaring bisnis. Kami ingin membantu pelaku usaha naik kelas, memperkuat daya saing, dan memiliki kesiapan untuk memasuki pasar global," ujar Anggoro.

Lewat expo ini, BSI bertujuan mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, agar manfaat pameran berlanjut menjadi pertumbuhan usaha dan perluasan pasar.

3. Tak Hanya Panggung, BSI Perkenalkan Layanan Baru

Selain menghadirkan hiburan musik, BSI International Expo 2026 menjadi panggung peluncuran produk dan layanan baru. Salah satunya BSI LYFE Card, yang ditujukan memudahkan nasabah memenuhi kebutuhan seperti tiket perjalanan, tiket konser, dan transaksi lain.

BSI juga memperkenalkan BEWIZE Gold, layanan emas untuk nasabah institusi, melengkapi upaya perluasan layanan keuangan syariah bagi berbagai segmen.

Untuk mendukung pelaku usaha lokal, BSI mengandalkan layanan digital BYOND by BSI dan BEWIZE by BSI, disertai akses pembiayaan dan konektivitas bisnis dengan mitra domestik maupun internasional. Jaringan BSI di Dubai turut dimanfaatkan untuk membuka peluang perdagangan dan mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan pasar global.

Potensi industri halal Indonesia dinilai masih besar, dengan sekitar 253 juta penduduk Muslim atau 87,14 persen dari total populasi sebagai pasar domestik yang kuat.

Secara global, belanja konsumen Muslim pada enam sektor ekonomi halal mencapai US$2,60 triliun pada 2024 dan diproyeksikan meningkat menjadi US$3,56 triliun pada 2029, berdasarkan State of the Global Islamic Economy Report 2025/26.

Melalui BSI International Expo 2026, BSI berupaya menghubungkan peluang tersebut dengan pengembangan UMKM dan industri halal nasional. Kehadiran Sheila On 7 dan Nidji menjadi bagian dari pengalaman yang memadukan hiburan, aktivitas ekonomi, dan gaya hidup dalam satu gelaran.

Dengan transaksi mencapai Rp5,38 triliun dan 65.800 pengunjung, BSI International Expo 2026 menutup rangkaiannya dengan capaian positif. Sementara itu, penampilan Sheila On 7 dan Nidji menjadi momen hiburan utama yang melengkapi penutupan di JICC.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

(kpl/gtr)

Rekomendasi

Trending