Born Ready: Kisah Jatuh Bangun Rinni Wulandari di Industri Musik

Mahardi Eka Putra  |  Senin, 10 Februari 2020 16:56
Born Ready: Kisah Jatuh Bangun Rinni Wulandari di Industri Musik
Foto: Budy Santoso

Kapanlagi.com - Vakum sejenak usai menikah, penyanyi Rinni Wulandari kembali meramaikan industri musik dengan meluncurkan lagu terbaru yang berjudul BORN READY. Di lagu terbarunya ini, Rinni menggandeng sang suami, Jevin Julian sebagai musik produser. Sementara untuk penulisan lirik, Rinni mempercayakan kepada Neonomora.

Jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol ini mengatakan, Born Ready, liriknya merupakan kisah nyata dari perjalanan karirnya di Industri musik. "Jadi sebenarnya Born Ready hasil pengalaman yang sudah aku lewati. Banyak orang tahu aku nyanyi love song dan dance. Orang nggak tahu struggle aku berkarya selama 13 tahun. Lagu ini cerita up and down aku dalam berkarier dan berkarya," kata Rinni di Jakarta, Kamis (30/1).

"Ada masa dimana aku kasih lagu ke label tapi ditolak sampai putus asa nggak mau lanjutin karier lagi, patah semangat, ragu sama diri aku sendiri, orang- orang enggak percaya sama aku, sampai aku juga enggak percaya sama diri sendiri. Di Born Ready ini, aku mau sampein kalau aku ngelewatin masa itu dan sampai akhirnya problem solved nya adalah aku balik ke diri aku sendiri dan aku berhasil melewatinya, aku bangkit berkarya lagi sesuai passion aku," lanjutnya.

Ia berharap melalui kisah perjuangannya membangun karir yang dituangkan dalam Born Ready, bisa menginspirasi banyak orang. "Aku berharap lagu ini bisa memotivasi, menginspirasi orang lain, jangan pernah nyerah untuk hal apapun yang kalian cintai," ujarnya.

Bukan hanya Born Ready yang akan menjadi lagu sarat pesan dari Rinni. Rencananya setelah Born Ready, Rinni akan meluncurkan single setiap enam minggu sekali yang berisikan pesan-pesan yang menginspirasi.

"Jadi aku bikin sama Jevin sharing seasion. Intinya tahun ini rilis single setiap enam minggu sekali untuk memotivasi dan menginspirasi mama-mama. Karena mama-mama yang di rumah bisa struggle, apa lagi yang bekerja. Ini adalah gerakan dari mama untuk mama," tukasnya.