Bernadya Usung Konsep Visual Era 2000-an Lewat Pemotretan di Kamakura

Bernadya Usung Konsep Visual Era 2000-an Lewat Pemotretan di Kamakura
Bernadya Usung Konsep Visual Era 2000-an di Album Kedua (c) instagram.com/bernadyaribka

Kapanlagi.com - Bernadya tak hanya memberikan perhatian pada materi musik dalam album keduanya, Semoga Hanya di Mimpi, tetapi juga pada konsep visual yang menyertainya. Untuk mewujudkan nuansa yang diinginkan, ia memilih Kamakura, Jepang, sebagai lokasi pengambilan gambar album.

Menurut Bernadya, pemilihan Kamakura bukan untuk menonjolkan identitas Jepang, melainkan karena karakter warna yang dimiliki tempat tersebut dinilai sesuai dengan konsep visual yang ingin dihadirkan.

"Keseluruhan visualnya... Sebenarnya kita tuh plan-nya enggak mau ngejar Jepangnya banget sih sebenarnya. Cuman ada beberapa warna-warna yang cuman ada di Jepang gitu. Kayak hijaunya Jepang beda, birunya Jepang beda," ujar Bernadya saat ditemui di Citos, Jumat (26/6/2026).

1. Nuansa Visual Era 2000-an

Track Album Semoga Hanya di Mimpi (c) instagram.com/bernadyaribka

Bernadya menjelaskan bahwa fokus utama tim kreatif adalah menghadirkan nuansa visual yang identik dengan era awal 2000-an. Karena itu, mereka sengaja menghindari kesan khas Jepang agar perhatian penonton tetap tertuju pada atmosfer nostalgia yang ingin dibangun.

"Cuman kita enggak mau sebenarnya orang ngerasain itu Jepang. Cuman kita kayak aim-nya adalah 2000-an gitu warnanya. Cuman entah kenapa warna-warna itu bisa didapatkannya di sana gitu," ungkapnya.

Konsep tersebut juga sejalan dengan referensi musik yang banyak didengarkan Bernadya selama proses pengerjaan album. Ia ingin keseluruhan karya, baik audio maupun visual, memiliki benang merah yang membawa pendengar kembali ke suasana musik era 2000-an.

2. Konsep yang Diterjemahkan dengan Baik

Bernadya pun bersyukur karena konsep yang ia bayangkan berhasil diterjemahkan dengan baik. Menurutnya, respons yang mengaitkan visual albumnya dengan nuansa awal milenium menjadi tanda bahwa target kreatif tersebut tercapai.

"Oh ya? Ih berarti berhasil dong. Terus kayak, 'Oh seru ya kalau kita berangkat dari sini, jadi benang merahnya itu 2000-an gitu.' Terus oke deh, kita berangkat mengerjakan 2000-an," tegasnya.

Rekomendasi

Trending