Alasan Maliq & D'Essentials Pilih 'Senja Teduh Pelita' Jadi Judul Teater Musikal

Maliq & D'Essentials Tampil di Synchronize © KapanLagi.com/Adrian Utama Putra
Kapanlagi.com - Maliq & D'Essentials bersama Jakarta Movin akan menggelar pertunjukan teater musikal "Senja Teduh Pelita". Acara ini akan diselenggarakan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki pada 3 hingga 5 Juli 2026 mendatang.
Pemilihan judul "Senja Teduh Pelita" bukan tanpa alasan kuat. Vokalis Maliq & D'Essentials, Angga Puradiredja, menjelaskan bahwa lagu tersebut memiliki nilai monumental yang mampu mempersatukan kembali rasa atau feel band mereka.
Advertisement
1. Dipilihnya Judul 'Senja Teduh Pelita'

Lagu ini dianggap sebagai titik temu setelah perjalanan panjang band sejak tahun 2018 hingga 2019. Menurut Angga, lagu tersebut berhasil mengembalikan esensi bermusik mereka dari hari pertama band itu terbentuk.
"Lagu 'Senja Teduh Pelita' ini bagi kita lagu yang monumental ya. Jadi lagu ini adalah mempersatukan kembali feel Maliq sejak pertama kita berjalan selama kurang lebih sampai tahun 2018-19. Akhirnya kita bisa menemukan lagi, eh, kita bisa menyatukan lagi feel Maliq dari hari pertama sampai hari tersebut di lagu ini," ujar Angga Puradiredja saat ditemui di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026).
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Kenangan Emosional Para Personel
Selain faktor musikalitas, lagu ini juga menyimpan banyak kenangan emosional bagi para personelnya. Angga menyebutkan beberapa momen penting dunia yang berkaitan dengan lagu tersebut.
"Itu satu. Kedua, lagu ini juga banyak momennya ya. Kita pikir kita ke Abbey
Road waktu itu. Kedua, kita sempat manggung sama Coldplay waktu itu dengan lagu ini juga. Jadi baper sama lagu ini. Nah, akhirnya ke drama musikal ini. Jadi gue cuma mau dari sisi sentimental," jelas Angga lagi.
3. Daya Tarik Lintas Generasi
Widi Puradiredja, sang drummer, menambahkan bahwa lagu ini memiliki daya tarik lintas generasi. Hal ini terlihat dari beragamnya profil pendengar Maliq yang mulai mengenal mereka sejak jenjang sekolah yang berbeda-beda.
"Iya, bener ini monumental dan secara apa, ketemu tengah di generasi mungkin ya. Jadi Maliq itu ada generasi yang tadi dengerin dari SD, ada yang baru tahu Maliq SMA, ada yang baru tahu Maliq kuliah. Nah, menurut kita 'Senja Teduh Pelita' ini lagu yang ketemu di generasi, ketemu di feel Maliq yang banyak versi," ungkap Widi.
4. Citra Band di Mata Publik
Judul ini pun dinilai sangat ikonik dan identik dengan citra Maliq & D'Essentials di mata publik. Kemampuannya untuk mewakili identitas band menjadi pertimbangan utama dalam eksekusi teater musikal ini.
"Menurut kita 'Senja Teduh Pelita' mewakili semua sound yang kita mau, pesan yang kita mau, perasaan dari semua angle, lirik, musik, ini paling tepat," katanya.
"Dan secara judul, kayaknya kalau zaman sekarang selain 'Untitled', apa yang secara cepat orang tahu itu Maliq ya? Kayak 'Senja Teduh Pelita' orang cepat hanya relate ke Maliq gitu," pungkas Widi.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/far/rsp)
Advertisement
D Academy 8
- Fashion SelebritiPotret Seru Soimah di Dangdut Academy 8, Selfie Hingga Joget Bareng















































