'AKULAH SEJARAH', Keprihatinan Musisi Reggae Terhadap Indonesia

Risang Sudrajad  |  Rabu, 26 Agustus 2015 01:15
'AKULAH SEJARAH', Keprihatinan Musisi Reggae Terhadap Indonesia
Para musisi reggae berkumpul buat album © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya
Kapanlagi.com - Para seniman reggae yang tergabung dalam komunitas bulungan baru saja mencetuskan ide untuk membuat sebuah album bertemakan nasionalis yang berjudul AKULAH SEJARAH. Karya ini berawal dari kegelisahan mereka tentang persoalan negara yang tak kunjung selesai.

"Ini berawal dari sebuah kegelisahan (mengenai bangsa), pada akhirnya kita realisasikan dalam karya-karya yang sangat berpotensi, tercetuslah ide nasionalis ini yang dimulai dari carut marut politik," ujar salah satu penggagasnya, Tony Q Rastafara saat jumpa pers di kawasan Bulungan, Blok M, Jakarta Selatan pada (24/8).

Album yang berisikan 9 buah lagu baru ini bakalan lebih fokus kepada momen-momen sejarah yang pernah terjadi di Indonesia. Beberapa track yang menjadi suguhan utama di album AKULAH SEJARAH antara lain Nyanyian Kartini, Dirgahayu Indonesia, Lagu Pemuda dan 10 November.

"Lepas dari area politik, (album ini) apa yang harus kita kupas dari sebuah tanggal merah (hari libur nasional), kenapa itu sangat penting. Dari ngobrol-ngobrol tercetus ide yang bertemakan lagu ide hari-hari nasional. Kita akhirnya rilis AKULAH SEJARAH," papar Tony.

Para musisi reggae berkumpul buat album © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaPara musisi reggae berkumpul buat album © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Album ini juga bertujuan untuk memberikan semangat nasionalisme kepada generasi muda. "Semoga lagu-lagu ini membuat dampak positif bagi siapa yang mendengarkan. Sebuah ide kita tidak bermodal, tapi dari sebuah niatan besar khususnya buat kita sendiri juga bangsa Indonesia," jelas Tony.

Selain Tony Q Rastafara, musisi reggae lainnya yang ikut terlibat dalam album ini antara lain Steven Jam, Ipang Lazuardi, Riffy Putri, Anies Saichu, Atoklobot, Njet Barmansyah dan Yoyik Lembayung. Melalui album ini pula, para musisi ingin menunjukkan bahwa mereka tak hanya apatis dengan keadaan kondisi Indonesia saat ini.

"Mungkin banyak yang belum saya lakukan untuk negeri ini. Mudah-mudahan album ini bermanfaat untuk nilai patriotik nasionalis. Kita bangga lho menjadi bangsa Indonesia," pungkas Steven Jam.

(kpl/rhm/abl)


Lihat Arsip Musik

- - -