3L, Rumus Kekompakan The Dance Company

Adhib Mujaddid  |  Jumat, 06 Juni 2014 16:50
3L, Rumus Kekompakan The Dance Company
The Dance Company @foto: KapanLagi.com®

Kapanlagi.com - Setiap band memiliki cara masing-masing untuk menjaga kekompakan antar personelnya. Begitu pun dengan Aryo Wahab, Nugie, Pongki dan Baim dalam mengawal The Dance Company mewarnai industri musik tanah air. Apa ya?

"Rumusnya cuma 3L, laris, langgeng dan legend," ungkap Nugie sang drummer saat ditemui di Kantor I Radio, Kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Rumusnya cuma 3L, laris, langgeng dan legend
The Dance Company
 

Laris nampaknya menjadi hal penting bagi band untuk tetap eksis. Namun setidaknya The Dance Company telah membuktikan dengan banyaknya tawaran job membuat mereka urung membubarkan band itu usai merilis album perdana. Tentu pembagian royaltinya harus secara transparan.

Tetap kompak @foto: KapanLagi.com®Tetap kompak @foto: KapanLagi.com®

"Biasanya manajer ngomong, ini cuma ada bertiga (personel), mau nggak," ujar Baim mencontohkan. "Tapi kita menerapkan royalti, kalau yang satu nggak bisa. ada hitungannya. Jadi kita bisa saling memiliki," timpal Pongki.

Saat ini The Dance Company hanya ingin terus menelurkan karya agar tetap eksis bermusik. Untuk urusan lainnya, mereka menyerahkan sepenuhnya pada manajemen.

"Kita harus berhenti berpikir berkompetisi itu urusan manajemen. Kita harus pikir karya saja," pungkasnya

JANGAN LEWATKAN

Promo 'Happy Together', The Dance Company Gunakan Cara Lama

The Dance Company Sempat Ingin Bubar Lebih Awal

Loh, 6 Band Lokal Ini Kok Mirip Dengan....

The Dance Company Ingin Lebih 'Sadis' dan 'Biadab' Dari Afgan

The Dance Company Kembali Dengan 'HAPPY TOGETHER'

  (kpl/tov/adb)


Lihat Arsip Musik

- - -