18 Tahun Terpendam, Album Lawas No Man's Land Dirilis Ulang

Girindra Permana Cahya  |  Kamis, 06 Oktober 2016 13:22
18 Tahun Terpendam, Album Lawas No Man's Land Dirilis Ulang
No Man's Land dok: No Man's Land

Kapanlagi.com - Dedengkot Punk Rock asal kota Malang, No Man's Land akan merilis ulang album ke-tiga mereka yang berjudul GROW AWAY FROM THE SOCIETY. Dalam format kaset pita, album ini akan di lepas bersamaan dengan momen Cassete Store Day 2016 pada 8 Oktober mendatang.

Lewat press release yang kami terima dari Solid Rock, GROW AWAY FROM THE SOCIETY sendiri sebelumnya pernah dirilis Confuse Records pada tahun 1998 silam. Dan versi rilisan ulang album ini akan dirilis kembali oleh Confuse Records dalam jumlah terbatas.

“Tempo hari, O'ok [pemilik Confuse Records] iseng bongkar-bongkar koleksi kaset di rumahnya. Tiba-tiba ia menemukan kaset master album Grow Away From The Society yang pernah ia rilis dulu. Ini cukup mengejutkan. Kami pikir master-nya sudah hilang atau entah ke mana...” cerita vokalis/gitaris No Man's Land, Didit Samodra tentang kronologis penemuan 'harta karun'-nya sendiri yang terpendam dalam press release.

Kaset master album NML 'GROW AWAY FROM THE SOCIETY' yang ditemukan oleh O'ok Confuse Records dok: No Man's Land - Confuse RecordsKaset master album NML 'GROW AWAY FROM THE SOCIETY' yang ditemukan oleh O'ok Confuse Records dok: No Man's Land - Confuse Records

Yang membedakan versi baru rilisan ini dengan yang lama adalah dimasukkannya empat lagu yang belum sempat dirilis di tahun 1998. Hal tersebut diungkapkan oleh Didit yang menjadi penulis musik lirik dari lagu-lagu No Man's Land.

“Nah, pas dicek ternyata di master itu juga ada empat lagu yang dulu tidak sempat masuk dalam rilisan yang lama. Aku sendiri sampai tidak mengenali lagu-lagu dan lirikku sendiri di empat lagu itu. Soalnya empat lagu itu terakhir kali aku dengerin ya pas tahun 1998. Aku sendiri juga gak paham dan lupa alasannya kenapa empat lagu itu kok tidak jadi masuk ke album yang versi lama.”

No Man's Land di tahun 1998 dok: No Man's LandNo Man's Land di tahun 1998 dok: No Man's Land

“Jadi di album GROW AWAY FROM THE SOCIETY yang versi rilis ulang ini, bakal ketambahan dengan empat lagu itu tadi. Sekarang totalnya ada enam belas track di album tersebut,” tambahnya. Ke-empat lagu unreleased yang dimaksud adalah Ruling Class and The Dogs, Thugs In Uniform, Street Heroes, dan Blind Fury.

Ketika materi album GROW AWAY FROM THE SOCIETY direkam di Natural Studio (Surabaya) 18 tahun yang lalu, No Man's Land masih dalam formasi awalnya yakni Didit (vokal/gitar), Ferry (gitar), Catur (bass) dan Didik (drum). Tema besar dalam album ini dikatakan Didit menyoroti kondisi senjakala Orde Baru serta masa transisi menuju Reformasi.

Turut membantu juga nama musisi asal kota Malang yang notabene kawan mereka antara lain Eko Plokotho (Extreme Decay / Anorma) dan Yoyok Rampok (Antiphaty) untuk menisi drum track di beberapa lagu. Selain turut tercatat segerombolan teman tongkrongan seperti Nonot, Pukis, Rully, Pongki, Atur, Nico, Rocky, Afril, Anes, Bodrex, dan Black untuk mengisi vokal latar dalam album ini.

Solid Rock menggambarkan bahwa hampir semua lagu yang terdapat di album GROW AWAY FROM THE SOCIETY ini terekam dalam balutan musik yang keras dan rusuh, serta lirik yang lugas dan membara. Seakan ikut mempresentasikan kondisi masyarakat dan situasi bangsa di zamannya. Salah satu lagu yang berjudul Voice of Youth juga pernah direkam ulang dalam versi akustik dan dimuat dalam album UNARMED (2015).

Rilisan ini akan dilepas di beberapa kota di Indonesia pada momen Cassete Store DAy 2016. So, buat kalian yang sudah punya angan menambah koleksi 'jajan rock' di Cassete Store Day pada 8 Oktober nanti, album GROW AWAY FROM THE SOCIETY ini bisa jadi pilihan yang menarik bukan?

No Man's Land - 'GROW AWAY FROM THE SOCIETY'. dok: Confuse RecordsNo Man's Land - 'GROW AWAY FROM THE SOCIETY'. dok: Confuse Records

Jangan Lewatkan!

Tahu Brontak Rilis 'Egaliter' Sebagai Single Satu Dekadenya

Menelisik Sosok Danilla Riyadi, Dari Musik Sampai Games

'War', Jadi Single Kedua Sum 41 Yang Dirilis Bersama Music Video

Tropical Forest Siap Meretas Album Kedua Mereka, 'NATURE SCENE'

'Unity', Keresahan Tropical Forest Atas Pudarnya Keragaman Bangsa

(kpl/otx)


Lihat Arsip Musik

- - -