Ursulin Indonesia Rayakan 170 Tahun, Festival Pendidikan dan Drama Musikal

Ursulin Indonesia Rayakan 170 Tahun, Festival Pendidikan dan Drama Musikal
Ursulin Indonesia merayakan 170 tahun kiprah di dunia pendidikan. (dok. istimemewa)

Kapanlagi.com - Ursulin Indonesia merayakan 170 tahun kiprah di dunia pendidikan melalui Festival Pendidikan 170 Tahun Ursulin Indonesia bertajuk Tangguh dalam Cinta. Perayaan ini menjadi ungkapan syukur atas perjalanan panjang pelayanan pendidikan sekaligus momen untuk menatap kontribusi pendidikan ke depan bagi kemajuan bangsa.

Festival diselenggarakan bersama oleh lima sekolah Ursulin di DKI Jakarta dan Banten, yaitu Sekolah St. Maria, Sekolah St. Ursula Jakarta, Sekolah St. Theresia, Sekolah St. Vincentius, dan Sekolah St. Ursula BSD. Puncak rangkaian menghadirkan drama musikal kolosal Mutiara dari Timur: Nyala Perjuangan Martha Christina Tiahahu dengan sekitar 520 pemain lintas jenjang dari TK hingga SMA.

1. Rundown dan Lokasi Festival Pendidikan

(dok. istimemewa)

Festival Pendidikan 170 Tahun Ursulin Indonesia berlangsung pada 10 hingga 11 September 2026 di Istora Senayan, Jakarta. Kegiatan dibuka setiap hari pukul 09.00 hingga 19.00 WIB, memberi ruang bagi publik untuk menikmati program yang disiapkan sepanjang hari.

Penyelenggaraan festival ini diprakarsai oleh lima sekolah Ursulin di Jakarta dan Banten, yakni Sekolah St. Maria, Sekolah St. Ursula Jakarta, Sekolah St. Theresia, Sekolah St. Vincentius, dan Sekolah St. Ursula BSD. Semangat Serviam (Saya mengabdi) yang diwariskan pendiri Ursulin, Santa Angela Merici, menjadi landasan pelaksanaan kegiatan.

Suster Moekti Gondosasmito, OSU, Ketua II Yayasan Satya Bhakti menjelaskan, “170 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Festival Pendidikan ini adalah wujud syukur atas kehadiran Ursulin di Indonesia, sekaligus ungkapan syukur yang ingin kami bagikan kepada mereka yang membutuhkan.”

(Kebaikan Dolly Parton hingga Akhir Hayat, Rela Jadi Bahan Eksperimen Medis!)

2. Martha Christina Tiahahu Jadi Nadi Cerita

Ketua Panitia Festival, Anton Sumardi, menuturkan acara ini menjadi kesempatan langka bagi lima sekolah Ursulin untuk berkolaborasi menampilkan identitas bersama. Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam produksi drama musikal kolosal yang melibatkan peserta didik dari tingkat TK hingga SMA.

Anton Sumardi menambahkan, "benang merah antara perjuangan pendiri Ursulin, Santa Angela Merici, yang mendidik kaum perempuan muda, dan keberanian Martha yang sejak remaja telah berjuang untuk bangsanya."

Sutradara drama musikal, Rama Soeprapto, menuturkan perjalanan hidup Martha Christina Tiahahu merupakan kisah kepahlawanan dari Indonesia Timur yang jarang diangkat ke panggung. "Sejarah bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk dihidupkan. Agar anak-anak tidak sekadar mengenal nama Martha Christina Tiahahu, tetapi merasakan perjuangan dan keberaniannya," ujar Rama Soeprapto.

3. Untuk USF, Akses Pendidikan yang Berlanjut

Selain pementasan kolosal, festival juga menyajikan Edufair yang menghadirkan perguruan tinggi nasional dan internasional, beragam lomba edukatif, seminar parenting, panggung ekstrakurikuler, serta bazaar produk UMKM dan kuliner. Festival Pendidikan dapat disaksikan gratis, sementara tiket untuk drama musikal Mutiara dari Timur tersedia melalui Loket.com.

Seluruh hasil kegiatan didedikasikan untuk keberlanjutan Yayasan Beasiswa Ursulin (Ursuline Scholarship Foundation/USF). Dukungan ini diharapkan memperluas akses pendidikan bagi siswa yang membutuhkan di jaringan sekolah Ursulin.

Hingga tahun ajaran 2025/2026, USF telah menyalurkan total 8.095 beasiswa di lebih dari 25 kota di Indonesia dan Timor Leste. Pada tahun ajaran 2025/2026, dari 919 pengajuan yang masuk, USF berhasil membantu 709 siswa. Angka tersebut menunjukkan kebutuhan bantuan pendidikan yang masih jauh lebih besar dari kapasitas bantuan saat ini.

(Ariel Tatum resmi ganti nama demi hormati Kakek dan Nenek.)

(kpl/jje)

Rekomendasi

Trending