UNGU Rayakan 30 Tahun Bersama, Enda: Berantem Harus, Tapi Jangan Bubar

UNGU Rayakan 30 Tahun Bersama, Enda: Berantem Harus, Tapi Jangan Bubar
Ungu rayakan 30 tahun bersama/KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Ungu menandai 30 tahun perjalanan dengan tetap mempertahankan formasi lima personel yang sama. Momen ini dirayakan melalui konser "UNGU - Waktu Yang Dinanti: Final Chapter" di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (30/10/2026). Para personel berbagi cara mereka menjaga band tetap utuh.

"Dari pertama kali kita berlima dalam formasi yang seperti ini kita punya cita-cita yang sama. Pengen bermain musik, bekerja di hobi yang sama, hobi yang akhirnya jadi pekerjaan dan insyaallah jadi rezeki buat kita," ujar Enda Ungu saat ditemui di kawasan FX Sudirman, Selasa (6/10/2026).

"Bisa mengubah hidup kita berlima dan pada akhirnya kita patuh pada peraturan. Dan dengan secara tidak sengaja akhirnya kita menciptakan sistem," sambungnya.

1. Sistem Internal yang Dijaga Sejak Awal

KapanLagi.com/Budy Santoso

Sistem yang lahir sejak awal itu terus dipegang hingga sekarang. Masing-masing personel memiliki aktivitas di luar band, namun Ungu tetap ditempatkan sebagai prioritas utama dalam karier mereka.

"Dan sistem itu yang kita anut sampai sekarang bahwa band punya harus seperti ini loh. Harus sense of belonging terhadap band-nya tuh harus tinggi banget mau ngapain juga. Mas Makki dengan bisnisnya, dengan pekerjaannya, Mas Rowman dengan pekerjaan produsernya, Onci pun dengan proyek solonya," katanya.

"Aku seperti itu juga, Mas Pasha apalagi Mas Pasha. Kita tidak pernah khawatir kita punya punya apa side, kita benar-benar meyakini bahwa kita berlima percaya bahwa Ungu tuh tetap menjadi yang utama di dalam kehidupan karir kita berlima," sambungnya.

2. Tiga Fase Perjalanan 30 Tahun Ungu

KapanLagi.com/Budy Santoso

Pasha membagi tiga dekade perjalanan Ungu ke dalam tiga fase. Fase pertama adalah masa sulit sejak 1996 hingga 2006. Setelah itu, mereka memasuki fase menikmati hasil kerja keras yang telah dibangun.

"30 tahun adalah terbagi di 3 fase. Yang pertama fase masa-masa sulit kita ya. Masa-masa sulit, masa-masa kita berjuang dari tahun 96 dari zaman Mas Makki sebagai founder sampai kami bergabung Enda bergabung, Mas Roman dan Mas Oncy. Itu sampai 2006," jelasnya.

Fase ketiga dimulai pada 2016, ketika Pasha menjabat sebagai kepala daerah. Masa ini diakui menjadi periode yang berat bagi seluruh personel.

"Sampai akhirnya kita masuk di masa survive. 2016 di saat saya jadi kepala daerah. Itu saya tahu lah pasti berat buat teman-teman Ungu juga, dan saya juga berat sebenarnya. Berat kadang nggak gajian Jumat waktu itu kan. Hilang lagi tuh gajian itu," ujarnya.

"Selama saya menjadi kepala daerah. Jadi 2016 sampai ke 2026 ini sebenarnya masa-masa survive. Kita membuktikan kepada industri ini bahwa musik tidak boleh punah di negeri ini," sambungnya.

3. Pencapaian Bagus Bisa Bertahan 30 Tahun

Bagi Enda, bisa bertahan bersama selama tiga dekade sudah menjadi pencapaian yang berarti.

"Mungkin memaknai 30 tahun ini ya satu hal di dalam pribadi aku berpikir bahwa insyaallah Allah ngasih kita umur panjang terus-terus kita masih bisa bersama berlima ya kan, bisa ketemu terus-terus, itu udah lebih dari cukup. Kita tidak pernah memikirkan sistem yang seperti apa, insyaallah band ini ada terus. Berantem harus, tapi jangan bubar insyaallah," pungkasnya.

Rekomendasi

Trending