Turn On Power Rilis 'Gama Harsa', Lagu Pembuka Album Menjadi Dewasa yang Sarat Makna

Turn On Power Rilis Gama Harsa (Credit: Dokumentasi Pribadi)
Kapanlagi.com - Turn On Power resmi memperkenalkan album terbaru bertajuk Menjadi Dewasa setelah 15 tahun berkarya di industri musik. Band rock asal Bandar Lampung ini memilih lagu Gama Harsa sebagai single utama yang menjadi gerbang awal untuk membawa pendengar menyelami kisah dan emosi yang dirangkai dalam album tersebut.
Album ini menjadi cerminan perjalanan hidup para personelnya, mulai dari masa sekolah hingga kini harus menjalani kehidupan di kota yang berbeda. Meski jarak memisahkan, semangat berkarya tetap terjaga dan melahirkan sebuah album yang penuh cerita tentang proses bertumbuh, menghadapi tantangan, hingga mengejar mimpi.
Dengan karakter musik rock bernuansa pop-punk yang masih menjadi identitas mereka, Turn On Power menghadirkan karya yang terasa lebih dewasa, baik dari sisi lirik maupun musikalitas.
Advertisement
1. Gama Harsa Jadi Awal Perjalanan Menuju Kedewasaan

Dibawakan sebagai trek pembuka, Gama Harsa menggambarkan momen ketika seseorang mulai melangkah memasuki fase baru dalam hidup. Lagu ini dipenuhi harapan, keraguan, sekaligus semangat untuk terus bergerak maju meski belum mengetahui apa yang menanti di depan.
Melalui lagu inilah alur cerita album mulai dibangun, sebelum kemudian berlanjut ke enam lagu lainnya, yakni Arti Frasa Berbeda, Narasiku, Merayakan Kalah, Bait Bermuara, Prosa Tanpa Titik, hingga ditutup dengan Epilog Memori.
Mayoritas materi dalam album ditulis oleh Dimas Dhartawan yang mengangkat pengalaman pribadi para personel. Sementara lagu Merayakan Kalah merupakan karya Adithya Perkasa yang mengajak pendengar melihat kegagalan sebagai bagian penting dari proses menjadi pribadi yang lebih matang.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Tetap Berkarya Meski Terpisah Kota
Jarak bukan menjadi penghalang bagi Turn On Power untuk terus berkarya. Seluruh proses kreatif album dilakukan secara fleksibel dengan saling bertukar ide melalui WhatsApp dan berbagi file proyek digital (DAW), sebelum akhirnya seluruh materi disempurnakan bersama produser Shidunt Monokrom.
Secara musikal, band yang kini digawangi Dimas Dhartawan (vokal, gitar), Adithya Perkasa (bass, vokal), dan Yoga Prasetyo (drum) tetap mempertahankan akar musik rock dengan sentuhan pop-punk yang terinspirasi dari band seperti Pee Wee Gaskins dan Simple Plan, namun tetap dibalut dengan karakter khas Turn On Power.
Melalui Gama Harsa, mereka berharap pendengar bisa ikut merasakan perjalanan emosional yang dituangkan dalam Menjadi Dewasa. Lagu tersebut menjadi simbol bahwa setiap proses bertumbuh selalu dimulai dari satu langkah kecil yang kemudian berkembang menjadi kisah kehidupan yang utuh.
3. Album Sudah Tersedia di Platform Digital

Seluruh lagu dalam album Menjadi Dewasa, termasuk Gama Harsa, kini telah tersedia di berbagai layanan musik digital dan siap dinikmati para pendengar.
Turn On Power pun menegaskan bahwa semangat mereka untuk bermusik tidak pernah berubah sejak pertama kali membentuk band 15 tahun lalu.
"Buat kami, mimpi menjadi rockstar masih sama seperti saat pertama kali membentuk band 15 tahun lalu. Kami masih percaya mimpi itu bisa diwujudkan. Semoga lagu-lagu kami juga bisa menjadi bahan bakar semangat untuk siapa pun yang sedang berjuang mengejar mimpinya," tutup Turn On Power.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/gtr)
Advertisement
D Academy 8
- Mantan Pacar SelebritiLesti Kejora & Rizky Billar Undang Rizki-Ridho DA ke Podcast, Momen Akrab Bareng

- Update DangdutRobi DA7 & Dewi Hani Jayanti Rilis Duet 'Aku Terjatuh'











































