Titiek Puspa Libatkan 500 Perempuan dalam Lagunya 'Sayang Sampah'

Senin, 28 Januari 2019 21:15  | 

Titiek Puspa



Titiek Puspa © KapanLagi - Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Pencipta lagu senior, Titiek Puspa membuat sebuah movement positif atas dasar rasa cintanya terhadap lingkungan. Wanita berusia 81 tahun itu menciptakan lagu bertajuk Sampah Sayang, yang berisi pesan moral tentang pengelolaan sampah.

Titiek juga melibatkan banyak sekali penyanyi wanita lintas generasi dalam kampanye-nya ini. Sebut saja, Yura Yunita, Audrey & Cantika GAC, Yuni Shara, Titi DJ, Syahrini, Ita Purnama Sari, Titi Sandora, Dewi Gita, Inul Daratista, Renny Djajoesman, Iis Sugianto dan masih banyak nama lainnya. Gerakan inipun lalu dinamakan Pengabdian Perempuan Indonesia.

Selain para penyanyi di atas, Sampah Sayang juga melibatkan banyak perempuan lainnya dari beragam profesi. Bersama, mereka menyatukan suara guna mengkampanyekan isu sampah ini. Video klipnya sendiri akan dibuat bersama dengan 500 perempuan sekaligus, bekerjasama dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

"Kan tuhan bilang cintai alam beserta isinya, nah Manusia terkadang lupa untuk menyayangi lingkungan, termasuk sampah. Makanya saya berusaha memberikan sedikit ingatan bahwa Tuhan memerintahkan untuk menyayangi alam beserta isinya," ujar Titiek Puspa ketika ditemui di Lapangan Tembak Ksatria Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (26/1/2019).

1. Sampah di Bantar Gebang

Titiek awalnya tergerak melakukan movement ini setelah melihat tumpukan sampah yang menggunung di Bantar Gebang, Bekasi. Ia berharap jika lewat lagunya ini, nanti banyak orang yang tergerak untuk mulai memperhatikan tentang pengelolahan sampah, entah itu di Bantar Gebang maupun di seluruh Indonesia.

"Saya melihat sampah menggunung di Bantar Gebang itu saya, 'Masya Allah mau berapa gunung lagi itu? Sudah ada satu gunung'. Menurut saya harus ada satu jalan, satu-satunya dari kementrian lingkungan hidup, dia harus berbuat sesuatu. Makanya saya bilang buat para ahli teknologi, para cendikiawan, ngobrol bikin apa supaya ini (sampah) bisa dihilangkan, bisa bikin berguna. Itu yang tau mereka, rakyat kan tidak tahu," sambung Titiek.

2. Pesan Titiek Puspa

Selain KLHK, pembuatan video klip dari Sampah Sayang ini juga didukung oleh www.indonesiakaya.com (LCD), ibu Nanik Hadi Tjahjanto, ibu Panglima (selaku pemberi tempat untuk pembuatan video klip) dan Purwacaraka Studio.

"Please sadar kebersihan. Kecerobohan akan membuat malang kalian semua yang harus menjaga. Cucu dan cicit bangsaku itu yang nanti kalau saya sudah mati dan akan menempati alam tanah yang indah, semerbak sungai yang jernih, tanah yang subur jadi rusak karena nggak ada jalan keluarnya," pungkas Titiek.
(kpl/gtr)