Tantri Kotak Nilai Karya-Karya Musisi Tanah Air Semakin Liar

Kamis, 06 Desember 2018 16:22  | 

Tantri Kotak



Tantri Kotak © Kapanlagi/Agus Apriyanto




Kapanlagi.com - Musisi yang juga vokalis grup band Kotak, Tantri Syalindri menilai perkembangan dunia musik Tanah Air saat ini semakin pesat. Fasilitas membuka luas kesempatan untuk berkarya dan ketergantungan pada label semakin terkikis.

"Berkembang sih, apalagi sekarang era digital, era orang bebas berekspresi, urusan bagus atau tidak banyak orang yang menilai juga. Kita sudah tidak perlu bergantung label, ngajari artis di kamar sudah bisa," kata Tantri di Ledok Ombo Campground, Desa Poncokusumo, Kabupaten Malang, Rabu (5/12).

Dari sisi kreatifitas dan ide, musisi muda sekarang patut diacungi jempol dalam karya-karyanya. Idenya semakin liar, kendati memang dalam kondisi tertentu harus 'ditahan'.

1. Ide Semakin Liar

"Ide anak-anak sekarang semakin liar. Jadi anak-anak sekarang liar banget idenya, dan itu memang harus diacungi jempol. Tapi harus ditahan juga untuk tidak seliar itu," ungkapnya.

"Kalau yang positif tidak apa-apa, tapi ada konten-konten yang memang tidak masuk, tertentu, adabnya orang timur Indonesia. Ya banyak yang bagus, tapi ada konten-konten yang tidak masuk," ungkapnya.

2. Ujaran Kebencian

Tantri menyontohkan, lagu-lagu yang ditulis sebagai ungkapan ujaran kebencian dan caci maki pada orang lain. Lagu-lagu semacam itu dinilainya kurang bagus, apalagi dilihat dari efek yang ditimbulkan pada anak-anak.

"Terlalu mudahnya orang berujar-ujar caci maki segala macam melalui lagu. Itu kan sebenarnya nggak bagus. Mengajak orang lebih baik kan malah bagus. Ada lirik lagu yang tidak layak didengarkan anak kecil kan bahaya juga," pungkasnya.

(kpl/dar/frs)