Tampil di Kulfest 2017, Endank Soekamti Pamerkan Lagu Baru

Rahmi Safitri  |  Sabtu, 25 November 2017 21:22
Tampil di Kulfest 2017, Endank Soekamti Pamerkan Lagu Baru
Endank Soekamti © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Kapanlagi.com - Endank Soekamti menjadi salah satu penampil di Kulon Progo Festival (Kulfest) 2017 hari kedua, Sabtu (25/11) di Bendung Khayangan, Kulon Progo, DI Yogyakarta. Selepas Maghrib, band yang digawangi oleh Erix (vokal, bass), Dory (gitar, vokal), dan Tony a.k.a Super Sas (drum) langsung menggebrak Jadopati Stage Kulfest 2017.

Lagu berjudul Semoga Kau di Neraka membuka penampilan band asal Yogyakarta tersebut. Penonton pun langsung ikut berjingkrak mengikuti alunan musik Endank Soekamti. Tanpa batas, Endank Soekamti tampil sangat dekat dan intim dengan penonton.

Dalam kesempatan ini, Endank Soekamti pun memperkenalkan lagu baru mereka dari album terbaru mereka yang berjudul Salam Indonesia. Seperti diketahui, Endank Soekamti baru saja merilis album baru mereka bertajuk SALAM INDONESIA pada 9 November lalu. Album baru ini dikerjakan di Papua selama kurang lebih sebulan di atas Kapal Kurabesi.

Penampilan Endank Soekamti di kulfest © KapanLagi.com/Mathias PurwantoPenampilan Endank Soekamti di kulfest © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

"Mau pamer lagu baru judulnya Waktu. Ini jadi salah satu lagu favorit di album baru kami Salam Indonesia yang dirilis 9 November kemarin. Lagu ini ditulis di Papua tepatnya Manokwari," kata Erix di atas panggung.

Erix cs tak berhenti membakar semangat penonton dengan lagu-lagu hits mereka. Liburan, Ojo Nesu, Aku Gak Pulang, Salam Indonesia, Asu Tenan, dan Kembali, sukses membakar panggung yang diguyur hujan tipis. Lagu Sampai Jumpa pun tak luput dari setlist mereka. Alhasil, penonton pun tak malu dan lantang ikut menyanyikan lagu yang sempat viral di media sosial ini. Penampilan Endank Soekamti ditutup dengan lagu Terima Kasih yang merupakan lagu dari album SOEKAMTI DAY.

Di panggung yang sama, pada sore hari Jogja Hip Hop Foundation juga unjuk kemampuan. Di hari kedua ini, Didik Nini Thowok kembali tampil. Lima penari internasional dari Jepang, India, Australia, Thailand, dan Tiongkok. Serta tarian tradisional dari Sulawesi dan Palembang.

Terus melangkah dan berinovasi, agaknya kalimat ini cocok untuk mewakili semangat Endank Soekamti yang tak pernah kehabisan gairah untuk berkarya.
9 FOTO