Syed Iqbal Penyanyi Malaysia Pelantun 'Basstamam' Bidik Pasar Indonesia

Syed Iqbal - Credit: © KapanLagi.com/Mathias Purwanto
Kapanlagi.com - Penyanyi asal Malaysia, Syed Iqbal, resmi memperkenalkan diri ke pasar musik Indonesia lewat lagu bernuansa Islami Basstamam. Kehadirannya didampingi Bimo Maxim, yang kini bergabung sebagai manajemen Syed Iqbal di Indonesia, dalam konferensi pers di Jakarta. Langkah ini diambil karena lagunya banyak digunakan oleh pengguna asal Indonesia.
Single yang dirilis pada 2025 itu masuk jajaran Top 10 Malaysia Viral dan menempati peringkat ke-7 di ERA, salah satu kanal radio populer di Malaysia. Di TikTok, lagu tersebut sudah digunakan lebih dari 395 ribu pengguna. Basstamam juga mencatat lebih dari 5 juta streams, dengan rincian YouTube Music 3,8 juta streams, Spotify 1,7 juta streams, dan video musik 2,4 juta views.
Syed Iqbal berasal dari Malaysia bagian utara dan kini tinggal di Kuala Lumpur. Ia pernah menempuh pendidikan di Al-Azhar University, Mesir, serta menguasai bahasa Arab, Melayu, dan Inggris.
Advertisement
Razi, yang merekomendasikan Iqbal kepada Bimo, menyebut Iqbal juga belajar di Hadramaut dan memiliki dasar kuat di nasyid dan kasidah. Saat ditanya soal keturunan, Iqbal pun membeberkan latar keluarganya.
"Ayah saya dari Yaman, nenek saya dari Pakistan juga. Jadi bercampur lah," ungkap Iqba
1. Belajar Bahasa Indonesia dari Guru di Mesir
Meski akan menyasar pendengar Indonesia, Iqbal mengaku masih belajar bahasa Indonesia. Ia sesekali menemukan istilah yang belum dipahami. Namun, pergaulannya dengan orang Indonesia saat menimba ilmu di Mesir dan Yaman banyak membantu, bahkan sebagian gurunya berasal dari Indonesia.
"Saya masih lagi berusaha belajar bahasa Indonesia. Sedikit ada istilah yang kurang paham. Tapi dulu saya di Mesir dan Yaman berkawan dengan orang Indonesia. Jadi belajar juga. Bahkan guru guru saya juga orang Indonesia, belajar nahwu, fikih," tutur Iqbal.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Terbuka Kolaborasi dengan Musisi Indonesia
Iqbal ingin membawa genre lagu Arab berbahasa Melayu dengan nuansa pop, sekaligus pesan positif bagi generasi Z. Untuk tahap awal, timnya lebih dulu memperkenalkan Iqbal kepada pendengar Indonesia. Meski begitu, Iqbal sudah menyiapkan daftar nama yang ingin ia ajak berkolaborasi.
"Kita juga terbuka kolaborasi sama penyanyi Indonesia. Saya ada yang diinginkan seperti Opick, Hadad Alwi, Wali Band. Mungkin juga yang genre lain seperti Dewa19," ujarnya.
Lagu baru Iqbal kini dalam proses, dan pihak manajemen tengah membahas rilis penuh berbahasa Indonesia. Razi juga berencana menggarap lagu bertema hari raya yang menggambarkan suasana Ramadan hingga perasaan saat Lebaran. Bimo melihat peluang besar karena genre ini masih minim pemain.
"Sekarang kurangnya musisi yang bermain di genre ini. Kebetulan Iqbal dari gen z, look-nya juga oke, tinggal kita kemas sehingga pendengar di Indonesia bisa menikmati," kata Bimo.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/pur/ums)
Advertisement
D Academy 8
- Fashion SelebritiPotret Seru Soimah di Dangdut Academy 8, Selfie Hingga Joget Bareng












































