Syaharani: Musik Jazz Sudah Merangkul Kelas Bawah

Syaharani: Musik Jazz Sudah Merangkul Kelas Bawah Syaharani

Kapanlagi.com - Beberapa tahun belakangan musik Jazz banyak ditampilkan di beberapa tempat yang notabene adalah bukan untuk kalangan atas. Seperti diketahui, beberapa lokasi seperti gunung, tempat wisata dan tempat padat penduduk sempat menjadi tempat perhelatan musik jazz.


Menurut musisi Jazz, Syaharani hal ini dikarenakan musik Jazz memang sudah membaur dengan masyarakat kelas bawah.


"Kalau aku melihatnya sebagai proses yang natural. Setiap genre punya bola salju, nggelinding. Art rock, lalu ada lagi yang lain. Sekarang beda lagi bentuk rock-nya. Jazz sekarang juga begitu. Bedanya, jazz dengan musik rock mainstream itu hanya orang-orang tertentu saja,” ujar Syaharani saat ditemui di Borobudur Jazz Festival di komplek Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (28/11) malam.


Syahrani pun menanggapi positif pertumbuhan dan keterbukaan musik Jazz di Indonesia.


“Generasinya terus tumbuh di-combine dengan perkembangan di masyarakat. Kayak orang liburan ke alam yang lagi tren sekarang. Jadi suguhan eksotis. Proses saja. Mereka juga melihat keterbukaan ini. Akan ada pemusik etnik main bersama juga dengan saya,” tambahnya.


Dalam perhelatan Borobudur Jazz Festival, Syaharani berkolaborasi dengan penyanyi Ecky Edane dan Matthew Sayersz. Namun dalam kesempatan itu, Syaharani tidak tampil bersama musisi yang biasa bergabung dengannya yakni Quinfirework.


“Nggak bisa gabung sama mereka. Tapi memang ada permainan musik etnik, rebab dan gendang,” pungkasnya.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/adt/sjw)

Rekomendasi
Trending