Super Bejo: 'Kapan Kawin' Angkat Tema Sosial

Super Bejo: 'Kapan Kawin' Angkat Tema Sosial Super Bejo di Syuting Video Klip Foto: Acat

Kapanlagi.com - Ditemui saat pembuatan video klip Super Bejo di kawasan rumah susun Harum, Tebet Barat, Rabu (4/5) terlihat dua karakter yang berbeda antara Edwin dan Djody. Djody tampil dengan gaya anak punk sedangkan Edwin dengan gaya Elvis jaman dulu.

"Kita Super Bejo ingin membawakan keceriaan ke setiap orang, video klip juga dibuat lucu-lucuan. Dengan busana perpaduan dangdut dan punk jadi cocok," ujar Djody tertawa lebar.

Video klip yang yang di kemas secara lucu-lucuan ini menceritakan tentang fenomena kehidupan masyarakat kota yang susah cari jodoh.

"Di sini ceritanya kita menunjukkan perbedaan, judulnya aja Kapan Kawin. Fenomena masyarakat sekarang kan mesti perempuan lebih banyak dari laki-laki tapi susah nemu jodoh," ucap Edwin.

Di single Kapan Kawin milik mereka berdua memang lebih mengangkat masalah sosial. Dengan mengambil rumah susun sebagai settingnya yang biasanya terdapat banyak polemik di dalamnya.

"Ini masalah sosial, dan masalah sosial yang semuanya ada biasanya ya di rumah susun, makanya pakai lokasi di rumah susun," ujar Edwin lagi yang disahuti oleh Djody.

"Semua pasti kepingin cepat kawin, tapi karena ada alasan tertentu pastinya," tandasnya.  

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/gum/faj)

Rekomendasi
Trending