Stay Rela 'Nge-pop' Demi Trend
Kapanlagi.com - Maksud hati untuk 'nge-rock', namun yang terjadi tetap 'nge-pop'. Mungkin ini yang menjadi falsafah kompromi musik Stay Band. Di satu sisi panji 'Rock is Never Die' ingin ditegakkan, namun di sisi lain pasar musik terkadang tak mengenal kompromi.
Dengan kematangan konsep, Stay yang terdiri dari QQ (vokal), Agil (drum), Jimmy (gitar) dan R. Agung (keyboard), mampu mengakuisisi kadar rock yang pop untuk industri musik.
Dalam launching debut album NO.1 di Nagaswara, Rabu (18/3), Agil, drummer Stay mengatakan band-nya menawarkan sebuah konsep musik yang bisa diapresiasi dan dikonsumsi masyarakat karena mengkolaborasi unsur edukasi dan otodidak, dengan sentuhan komersial di dalamnya.
"Makanya kami menyebut album NO.1 ini sebagai album masterpiece, mengingat selain musik yang kami tawarkan punya cita rasa yang berbeda dengan band papan atas yang telah sukses, kami juga mengalami proses panjang yang berliku dalam merampungkan album ini," tandas Agil mantap.
Advertisement
Di album NO. 1 tersebut, Stay menempatkan lagu Khilaf sebagai hit single untuk membius para pecinta musik Indonesia.
Kematangan Stay lainnya adalah dalam soal track record dunia showbiz yang tidak perlu diragukan lagi. Catatan ini dapat ditilik dari diri Agil, yang tak lain adalah mantan drummer supergrouprock Indonesia, Whizz Kid. Kini tinggal membuktikan sejauh mana kiprah Stay.Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/ang/bun)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
