Slank Tak Masalah Lagunya Di-House Music
Slank di peluncuran 'SLANK PARTY'
Foto: Acat
Kapanlagi.com - Album SLANK PARTY - NONSTOP DISCO DEEJAY REMIX yang berisi 13 lagu yang sudah diasah 9 DJ memang berbeda dari 17 album Slank sebelumnya. Di album ini, semua lagu Slank baik yang berirama slow seperti Virus maupun yang rock banget layaknya Pulau Biru, diubah total sesuai dengan kemampuan masing-masing Disc Jockey. Lalu, apa sebenarnya alasan Slank mau lagu-lagu mereka diutik orang lain?
"Basic-nya kita love to party dan kita sangat tertarik how to see DJ making remix, dan dance music memang cukup pesat. Ini memang jauh dari rocknya Slank, tapi nggak masalah karena feel rock kita ada di lirik," tutur Kaka saat peluncuran album remix Slank di Pitstop Hotel Saripan Pasific, Jakarta Pusat, Rabu (22/6).
Pihak promosi sendiri sangat yakin - meski album ini beda, para penggemar Slank tidak akan meninggalkan mereka. Album ini terbilang cukup punya kans di pasar musik Indonesia. "Sebenarnya rentang umur Slankers itu sudah banyak di dunia kerja. Banyak yang kirimi SMS, 'Kapan Slank bisa main di dalam club?' Mereka butuh Slank di dalam kondisi berbeda," kata Deni selaku pihak promosi.
"Ya, Slankers itu kolektor. Apapun bentuk packagingnya pasti beli. Justru keterlibatan Slank cuma memberikan lagu, selanjutnya terserah DJ, dan ini salah satu cara untuk meracuni yang belum kenal Slank," imbuh Kaka.
Advertisement
Lantas, apakah konsep remix ini juga akan dicoba Slank saat manggung secara outdoor? Ditanya begini, giliran Bimbim yang menjawab. "Belum, tapi kita sudah keliling kota. Sebenarnya kita sudah mengonsepkan turnya, tapi belum terpikir untuk outdoor karena kita fokus untuk di dalam club. Jadi kalau gue masuk disco, bisa narsis karena lagu gue diputer," pungkasnya.Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/gum/boo)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
