Sempat Lama Vakum, Gusanda Latova Comeback dan Jadi Fenomena Baru di Dunia Musik Jawa

Selasa, 06 April 2021 17:58


Gusanda Latova / Credit Foto: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Tahun 2014 silam, seorang penyanyi asal Wonosobo bernama Gusanda Latova (26) sempat populer di Jawa Barat lewat single hits-nya Kau Takkan Tahu. Namun sejak saat itu, Ia mulai vakum dan baru memutuskan untuk comeback belum lama ini lewat single Ngerti.

Uniknya, Gusanda kali ini hadir dengan warna musik yang berbeda, yakni lagu Jawa yang dibungkus dengan kisah percintaan yang berbau galau. Lagu Ngerti sendiri diciptakan Gusanda atas pengalaman pribadinya di masa lalu.

"Liriknya tajam sekali, lagu ini saya ciptakan karena terinspirasi dari kisah pribadi. Saya memutuskan untuk berpindah ke aliran musik Jawa. Meskipun awalnya sempat pesimis, tapi setelah mencoba menciptakan satu lagu Alhamdulillah dapat respon yang positif dari masyarakat dan saya akan terus konsisten membuat lagu Jawa lagi," ungkap Gusanda pada sebuah sesi interview belum lama ini.

1. Sudah Siapkan 4 Lagu Jawa Lain

Setelah merilis Ngerti, Gusanda ternyata sudah menyiapkan sedikitnya 4 lagu lagi yang menjadi bagian dari rangkaian lagu bernuansa Jawa. Lagu-lagu tersebut rencananya juga akan dirilis tahun 2021 ini. Gusanda berharap agar karya-karya bisa dinikmati oleh para pecinta musik Tanah Air.

"Hal ini tentunya yang akan menjadi pemicu semangat saya untuk terus berkarya di blantika musik Indonesia," sambungnya singkat.

2. Pernah Jadi Korban Bully

Di luar dunia musik, Gusanda sendiri adalah seorang pebisnis yang cukup sukses. Ia punya usaha sendiri bernama Latova Group yang dirintisnya sejak masih kuliah dulu. Kesuksesan Gusanda itu seakan jadi sebuah tamparan balik bagi mereka yang dulu sempat meremehkannya.

Sedikit flashback ke masa SMP-nya dulu, Gusanda kerap jadi korban bully teman-temannya, bahkan dilabeli Madesu (Masa Depan Suram). Alasannya, Gusanda dianggap bodoh dalam mata pelajaran Matematika. Untuk menepis anggapan itu, Gusanda lantas bekerja keras menekuni bidang yang ia kuasai dan membangun usahanya sendiri. Hasilnya? Kini Gusanda memiliki puluhan karyawan dan cabang di beberapa kota di Jawa Tengah dan Yogya.

(kpl/aal/gtr)