Selamat Jalan Syech Abidin, Drummer Legendaris AKA dan SAS

Dewi Ratna  |  Minggu, 10 November 2013 12:11
Selamat Jalan Syech Abidin, Drummer Legendaris AKA dan SAS
istimewa
Kapanlagi.com - Duka menyelimuti dunia musik tanah air. Drummer kenamaan yang turut menggiring dua grup band, AKA dan SAS menjadi legenda, Syech Abidin harus pergi untuk selamanya.

Syech Abidin berpulang pada hari Sabtu (9/11), pukul 18.30 WIB. Melalui boradcast message dan juga sosial media, kabar duka ini disebarkan. Doa pun dipanjatkan banyak orang.

Nama Syech Abidin pertama kali melejit saat tergabung dalam grup musik rock AKA yang dibentuk di Surabaya pada 23 Mei 1967. Nama AKA sendiri merupakan singkatan dari Apotik Kali Asin milik orang tua Ucok.

Formasi awal AKA, Ucok Harahap sebagai keyboardis dan vokalis utama, Syech Abidin sebagai drummer dan vokalis, Soenata Tanjung sebagai gitaris utama dan vokalis, Harris Sormin sebagai gitaris dan vokalis, serta Peter Wass sebagai bassist.

AKA dikenal dengan aksi panggung yang selalu spektakuler. Bukan hal yang aneh lagi saat Ucok naik ke atas panggung dengan membawa kelinci dan kemudian menghisap darahnya. Nama Ucok pun makin melejit.

Pada 7 Agustus 1975, Ucok meresmikan grup barunya di Jakarta dengan nama Ucok and His Gangs (Uhisga). Grup itu bergerak dalam pertunjukan musik, model, dan juga tari.

Ucok pun semakin sibuk dan mulai berubah menjadi lebih glamour, tidak lagi seperti ketika masih menjadi vokalis AKA. Soenata, Arthur, dan Syech Abidin akhirnya memutuskan untuk mendepak Ucok.

Mereka yang tersisa, kemudian mengganti nama AKA menjadi SAS pada akhir Desember 1975. Nama grup ini merupakan singkatan huruf depan dari nama masing-masing anggotanya. Mereka menghasilkan banyak album hingga awal tahun 90an.

Aktivitas musik SAS praktis berhenti sejak tahun 1994. Salah satu personilnya, Soenata memutuskan untuk beralih profesi menjadi seorang penginjil. Namun menurut pengakuan Arthur, SAS dan juga AKA secara resmi belum bubar.

Hingga kini pun masih banyak penggemar dua grup band lawas tersebut. Mereka tidak akan pernah bubar, dan namanya akan terus dikenang, jadi legenda dalam dunia musik tanah air. (kpl/dew)



Lihat Arsip Musik

- - -