Sebuah Persembahan Lagu Budi Doremi Yang Dibuat Khusus Untuk 'DJS THE MOVIE: BIARKAN AKU MENARI'

Selasa, 01 Maret 2022 14:45  | 

Budi Doremi



credit foto:dokumentasi pribadi

Kapanlagi.com - Beda emang kalau jiwa musik sudah mengalir di tubuh. Budi Doremi nampaknya sangat aktif untuk berkarya, baru beberapa hari lalu dia dan Virgoun merilis album kolaborasi Dua Warna Cinta di jaringan restoran KFC Indonesia. Belum lelah, Budi Doremi tanpa banyak membuang waktu, sudah merilis karya baru lainnya yaitu lagu Tak Kan Hilang.

Tak Kan Hilang adalah lagu yang menjadi original soundtrack (Ost.). Dari Vidio Originals
DJS THE MOVIE: BIARKAN AKU MENARI. Karya rumah produksi Sinemart, yang akan di rilis ekslusif di Vidio dalam waktu dekat.

DARI JENDELA SMP (DJS) adalah sinetron yang diangkat dari novel karya Mira W. (1983). Sudahctembus 750 episode lebih semenjak pemutaran perdananya di Juni 2020. Sinetron DJS meraih banyak penghargaan bergengsi, seperti: Serial Televisi Terpuji dan Pemeran Pria Terpuji Serial Televisi, Reybong.

Kemudian di Festival Film Bandung 2020; Best Female Character (: Sandrinna Michelle) dan Best Romantic Scene (Joko (Reybong) dan Wulan (Sandrinna Michelle)) di Infotainment Awards 2021; Sinetron Paling Ngetop di SCTV Awards 2021, dan banyak lagi.

 

 

1. Bukan Kali Pertama Bagi Budi Doremi

Budi Doremi mengungkapkan ini bukan kali pertama bikin lagu untuk sebuah project cerita ya (baik itu film, cerita pendek, dll), yang terakhir adalah untuk project Aku Dan Mesin Waktu (web-series), ini semuanya dari 0 banget.

Bagi Budi Doremi, project kali ini beda, karena film DJS The Movie ini level selanjutnya dari sinetron yang sukses banget. Otomatis tantangannya juga luar biasa.

"Waktu yang pendek, deadline yang bikin grogi, banyaknya pihak yang harus gue yakinkan lewat lagu ini; termasuk nanti fans sinetronnya yang banyak banget, bikin gue sukses sampai 10 hari begadang. Ya gampang-gampang susah sih," ungkap Budi Doremi.

 

 

2. Project yang Susah-Susah Gampang

Bagi Budi, ini project ada gampang dan susahnya. Gampangnya karena dia seorang penulis lagu, susahnya ya karena nulis lagu itu gak gampang. Paham nggak KLovers? Meskipun dengan banyak tantangan tersebut, akhirnya Budi bisa menyelesaikan tugasnya dengan sangat baik.

Lagu Tak Kan Hilang dimaknai Budi sebagai lagu tentang (walaupun kita) kehilangan seseorang tapi perasaannya (bisa) tetap ada. Walaupun kita ditinggalkan, bukan berarti semuanya berhenti. Orangnya boleh pergi, tapi perasaan akan tetap tinggal.

 

 

3. Makna Tak Kan Hilang

Budi Doremi mengungkapkan bahwa di lagu Tak Kan Hilang, dia mau temen-temen menyadari, bahwa perasaan berbeda dengan orangnya. Orang akan terus berubah, tapi perasaan cinta itu bisa tetap ada. Orang bisa pergi dengan banyak cara.

"Kita gak sepenuhnya ditinggalkan kok; selama kita memelihara cinta tersebut di hati," ungkap Budi Doremi.

 

 

4. MV yang Sangat Dinanti

Tak hanya filmnya, Music Video (MV) Tak kan Hilang juga menjadi momentum yang sangat ditunggu oleh fans loyal dari Reybong dan Sandrinna. Ini menjadi MV pertama dimana mereka berdua beradu akting. Setelah beberapa waktu lamanya mereka berdua membocorkan sedikit demi sedikit project ini di media sosial, akhirnya penantian para fans mereka berdua terbayarkan sudah.

“Harapan gue, dengan adanya Tak Kan Hilang ini, juga dengan kolaborasi apik dengan Reybong dan Sandrinna yang menurut gue mereka itu pekerja keras dan totalitas banget; bisa membuat baik lagu dan juga filmnya nanti bisa sama-sama “pecah” ya, bisa masuk sampai ke hati khususnya buat lo yang (pernah) merasa ditinggalkan dalam cara apapun. Ingat, perasaan bisa tetap tinggal kok; sah-sah aja,” tutup Budi.

 

 

5. Jangan Lupa Dengerin Tak Kan Hilang

Sebelum nonton filmnya, yuk ramai-ramai streaming soudtrack yang merupakan karya dari Budi Doremi. Nikmatilah sajian apik terbaru dari Budi Doremi,Tak Kan Hilang di semua platform.

Jangan Lupa bagikan kepada mereka yang pernah merasa kehilangan tapi tetap memelihara rasa di hati. Rasa ini #TakKanHilang … sampai di ujung waktu #KuMencintamu.

 

 

(kpl/dyn)