Sayap Band, Berawal Dari Dunia Balap

Anton  |  Kamis, 18 Desember 2008 18:08


  • Sayap Band, Berawal Dari Dunia Balap
    Sayap Band, berawal dari dunia balap 'drag race'.
Kapanlagi.com - Kegiatan sebagai pembalap 'drag race' dan slalom tidak cukup kuat membendung minat Adithiyo (vokal) dan Banu Dewantoro (drum) untuk bermusik.

"Saya dan Banu hobi otomotif, tetapi keinginan main musik juga sangat kuat," kata Adit sebelum menggelar konser mini dalam peluncuran album debut mereka berjudul PERCAYA, di MU Cafe, Jakarta, Kamis (18/12).

Untuk memenuhi keinginan terjun di industri musik, kakak beradik tersebut belajar di Sekolah Musik Farabi, dan akhirnya berhasil merampungkan album perdana.

Menurut Rini, ibunda Adit dan Banu, kedua putranya sering melakukan kegiatan balap di Sirkuit Sentul, Bogor, tetapi tidak pernah meninggalkan hobi bermusik.

"Bahkan sebelum start untuk slalom atau 'drag race', Adit selalu memetik gitar terlebih dahulu," katanya.

Adit dan Banu, yang kini masih kuliah di Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, sepakat membentuk band pada 2000. "Sudah lama sebenarnya. Band ini resmi kami bentuk tanggal 18 Desember 2000, jadi band kami hari ini genap berusia delapan tahun," kata Banu.

Menurutnya, album debut Sayap Band diberi judul PERCAYA sebagai tanda keyakinan bahwa musik yang mereka mainkan akan diterima masyarakat. "Pasar pop memang padat, tetapi kami percaya," katanya.

Ditangani produser Henry Siregar dari Shelmer Record, lagu hits Percaya dibuatkan video klip dan sudah masuk di sejumlah radio di Jakarta dan Jawa Barat.

Henry mengatakan, keunikan band ini terletak pada format duo personil tetapnya, Adit dan Banu, dan dari sisi bisnis diharapkan hubungan keluarga yang dekat di antara keduanya dapat menjamin kekompakan.

"Banyak band yang sudah mulai berkembang terpaksa bubar karena tidak ada kecocokan di antara personil. Sayap Band diharapkan tidak demikian, ini karena mereka berdua kakak beradik," katanya.

Menjawab pertanyaan wartawan, Henry mengatakan Sayap Band sudah dijadwal untuk tampil di program INBOX dan HIP HIP HURA (SCTV), dan akan konser keliling 15 kota di Tanah Air atas dukungan sebuah brand rokok.

Sayap Band mengambil jalur pop dengan konser masa depan, yakni banyak menggunakan 'synthesizer' dan 'digital sound', selain 'additional player' pada kibor, bas, dan gitar utama.

Selain lagu Percaya yang berirama slow beat, band ini juga mengandalkan beberapa lagu pop dengan sentuhan musik rock, terutama pada produksi suara distorsi gitar dan kibor, misalnya Cinta Untuk Selamanya, Tiada Yang Sempurna dan Hanya Untukmu.

Adit dan Banu secara khusus juga membuat lagu Kasih Sayangmu untuk ibunda mereka. Lagu lembut dengan lirik yang menyentuh hati ini hanya diiringi kibor dan bas.