Roy Jeconiah, Terkenang Jasa Besar Ucok AKA

Galih Aulia Akbar  |  Jumat, 04 Desember 2009 21:02
Roy Jeconiah, Terkenang Jasa Besar Ucok AKA
Roy Jeconiah

Kapanlagi.com - Berpulangnya Ucok AKA ke hadirat Pencipta rupanya juga membuat pentolan Boomerang, Roy Jeconiah trenyuh. Pasalnya, ia memandang sosok seniornya itu sebagai seorang pribadi yang unik dan berjasa besar bagi karir musiknya.

"Ucok AKA itu orang yang nggak pernah memandang beda mana musisi senior, mana musisi junior. Malah dia ngasih support 'ini diapain musikku', tapi dia senang. Jadi kita banyak belajar lah sama banyak orang," ungkap Roy.

"Kita waktu itu sudah punya album di 94, 95, 96, tapi kita pikir harus ada sesuatu yang beda, jadi kita coba bawain lagunya orang. Jadi itu sekaligus bentuk penghargaan Boomerang sendiri, karena tanpa mereka Boomerang nggak mungkin ada, ini bukan basa-basi tapi memang benar," imbuh vokalis berusia 40 tahun itu.

Selanjutnya, Roy menuturkan, jika ia selalu terkenang saat bertemu dengan keluarga Ucok AKA beberapa tahun silam.

"Kita waktu itu ketemu sama Bang Ucok AKA, sama keluarga Gombloh, kita ketemu sendiri sama Leo Christie, kita sempat ketemu sama (alm) Leo Hutagalung, kita samperin satu-satu," tuturnya.

"Waktu itu kita ngeluarin album yang judulnya SEGITIGA. Di album itu ada 10 lagu, sembilan lagu orang dan satu lagu Boomerang sendiri," tambahnya.

Ditemui KapanLagi.com di kantor Rolling Stone Indonesia, Jl. Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (4/12), Roy pun menyebutkan lagu-lagu yang ikut andil membuat nama Boomerang jadi besar.

"Sembilan lagu orang ini kita rekam ulang dengan musik Boomerang. Itu ada Neraka Jahanam (Ucok AKA), Kisah Seorang Pramuria (Blackbrothers), dan Kereta Laju dari Leo Christie yang kita aransemen ulang," pungkasnya.